WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Pembuangan limbah cair B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) berhasil digagalkan oleh warga rumah susun sewa Romokalisari, Surabaya, Kamis (13/07) malam kemarin.
Hery Supriyanto (44), ketua paguyuban rumah susun sewa Romokalisari mengungkapkan, upaya ini dilakukan setelah warga mencium bau tak sedap.

Kepada wagataberita. com menceritakan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 19 : 00 WIB. “Saat itu warga tengah tahlil rutin malam jumat. Begitu mencium bau gak enak, mereka mencari dari mana asal bau ini,” kata Hery, Jumat (14/07/2017).
Akhirnya warga menemukan sumber bau tersebut yang berasal dari sebuah truk kontainer. Kendaraan ini tengah berhenti di jembatan yang jaraknya sekitar 200 meter dari pemukiman. Empat orang terlihat tengah membuang limbah cair ke sungai.
“Kami sempat adu mulut dengan penanggung jawab truk dan seorang petugas keamanan,” kata Hery.
Warga langsung menghentikan aksi tersebut. Setelah itu Hery segera melaporkan ke Polsek Benowo untuk ditindak lanjuti.
Karena warga yang datang puluhan orang, akhirnya pelaku tak berkutik. Warga menyita SIM, STNK dan kunci pemilik truk.
Selain mengamankan empat orang pelaku, warga menemukan tangki untuk menyimpan limbah di dalam kontainer. “Limbahnya tinggal seperempat,” ucap Hery.
Hery mengatakan, bau menyengat dari limbah cair ini memaksa warga mengungsi. Setidaknya ada 375 warga mengungsi ke tempat yang aman. Mereka bermalam di Masjid Al Ghorib, Jalan Raya Romokalisari, Surabaya.
Bahkan 10 orang perempuan jatuh pingsan akibat menghirup bau menyengat limbah tersebut.
Dua diantara korban pingsan, yaitu Dewi dan Rodiyah dilarikan ke Rumah Sakit Bakti Dharma Husada, Benowo. Rodiyah tengah hamil enam bulan. “Dua orang itu masih dirawat di rumah sakit,” kata Hery.

Hery menuturkan, lingkungan di sekitar rusunawa Romokalisari sering dijadikan tempat pembuangan limbah. Tapi baru kali menimbulkan bau menyengat dan berbahaya.
“Saya berharap pemerintah tegas dan mengawasi serta waspada impor limbah. Kami tidak mau lingkungan disini dijadikan tempat pembuangan limbah. Warga masih was – was,” kata Hery.
Dari pantauan reporter wagataberita. com dilapangan pada Jumat (14/07/2017) sore, sisa limbah cair tersebut masih tercium menyengat. (Anggun)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.