WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Dalam kunjungannya ke kota Probolinggo, Jawa Timur, Selasa (22/08/2017), ketua DPD PDI – P Jatim, Kusnadi meminta para kadernya agar PDI – P di daerah setempat tidak boleh kalah dalam pertarungan pemilihan Walikota (PILWALI), tahun 2018 mendatang.
Menurut Kusnadi, Jika kursi kepala daerah lepas dari PDI – P. Hal itu sama saja, menjadikannya sebagai orang bodoh sebagai kepala DPD PDI – P Jatim. Oleh karenanya, ia mengajak semua kader parpol untuk sama – sama bekerja keras mempertahankan posisi PDI – P.
“kepala daerah, dan wakil kepala daerah harus dari PDIP. Kita harus sama – sama menjaganya agar tidak kacau. Mau tidak mau, pilkada mendatang hasilnya harus tetap” kata Kusnadi.
Diketahui, WaliKota Probolinggo saat ini dijabat oleh hj Rukmini. Pada pertarungan Pilwali tahun 2013 lalu, istri mantan Walikota 2 periode yang diusung PDI – P itu, lolos sebagai Walikota, dan berdampingan dengan HM Suhadak sebagai wakilnya.
Menghadapi Pilwali tahun depan, Rukmini kembali mendaftar sebagai cawali dari PDI – P, dan telah menjalani fit and proper test di Surabaya, Sabtu (19/08) lalu. Figur lain yang juga ikut fit and proper test, adalah Ketua DPC PDIP Kota Probolinggo, Haris Nasution ; pengusaha gaharu, Syamsu Alam ; dan Kulub Widiono. Dan untuk posisi calon wakil, ada nama anggota DPRD Kota Probolinggo dari fraksi PDI – P, Agus Riyanto ; pemilik televisi lokal, Agus Salim ; dan Saiful Nur Wahid.
Di Kota Probolinggo, PDI – P menjadi satu – satunya parpol yang bisa mengusung pasangan calon tanpa harus berkoalisi dengan parpol lain.
Sementara itu, saat ditanya terkait figur Cagub yang sudah medaftar lewat PDI – P Jatim. Masih hanya satu orang, yakni Saifullah Yusuf. Dan untuk Cawagub, sudah ada 5 nama yakni, Ketua DPD PDI – P Jatim Kusnadi, Bupati Ngawi Budi Sulistyo, anggota komisi E DPRD Jatim Suhandoyo, Anggota DPR RI Said Abdullah dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. (Zulkiflie/Halu)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.