Rabu, 22 Agustus 2018, 6:12
Home / NEWS / DICULIK, CICI ARDINA TERLIHAT TRAUMA
Cici Ardina (3) Sedang Dipangku Sang Ibu Tercinta. Sumber Foto : Abdul Muin

DICULIK, CICI ARDINA TERLIHAT TRAUMA

WAGATABERITA.COM – WAJO. Trauma masih terpancar di wajah, Cici Ardina. Bocah tiga tahun itu menjadi korban penculikan di Desa Lalliseng, Kecamatan Keera, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel ). Dia diculik Sabtu, 10 Juni 2017 lalu.

Meski Cici Ardina sekarang sudah berada dalam pangkuan sang ibu, Rosdiana (34), namun Cici Ardina masih terlihat lesu dan trauma. Masih belum mau berintraksi dengan anak-anak disekitarnya.

Berdasarkan keterangan orang tua korban, Rosdiana menceritakan, anaknya diculik selama 4 hari. Selama empat hari itu dia merasa seperti orang tidak sadar ( gila ).

“Saya susah memberi gambaran mengenai perasaan saya saat itu. Saya bahkan katakan pada keluarga, jika anak saya tidak sampai ditemukan, saya akan bunuh diri,” kisah Rosdiana kepada wartawan, malam tadi.

Rosdiana tak menyangka sama sekali, jika anaknya akan jadi korban penculikan dari orang yang baru dikenalnya.

“Pada saat itu dipagi hari, anak saya mau beli kerupuk, tiba-tiba Amel (Indo Tuwo), datang dan mengatakan, biar dia yang temani putri saya. Saat Amel menawarkan diri itu, dia pun tak kuasa menolak, dia hanya melihat anaknya, dibawah prempuan itu, tanpa bisa berkata apapun.

“Perasaan saya seperti tidak sadar dan mulut juga tidak bisa terbuka, terus saya liatlah anak saya dibawah untuk alasan belanja. Padahal pelaku tidak pernah saya kenal sebelumnya,” beber Rosdiana sambil memeluk erat anaknya.

Bahkan ketika pelaku sudah ditemukan, rasa khawatir Rosdiana semakin memuncak. Pasalnya, anaknya sudah tidak ada bersama pelaku.

Rosdiana juga sempat bertanya pada pelaku ( Amel) dimana keberadaan anak saya,” tanya Rosdiana pada Amel. Dia bilang, anak saya ada di kabupaten Soppeng (Sulsel). Pengakuan dia membawa kabur Cici, kala itu duanya menumpang mobil truk ke Sengkang.

Dari Sengkang dia menuju Leworeng, Soppeng menggunakan mobil box. Selanjutnya Cici dititip ke salah satu tempat. ‘’Tempat tersebut milik mama angkatnya Amel, ‘’katanya.

Mendengar keterangan dari pelaku mengenai keberadaan anaknya, Rosdiana didampingi tim Sat Reskrim Polres Wajo menjemput Cici di Desa Leworeng, Kecamatan Donri-Donri, Kabupaten Soppeng, Selasa (13/06) pukul 22. 00 WITA.

Atas peristiwa itu, Kapolres Wajo AKBP Noviana Tursanurohmad menghimbau agar orang tua tidak percaya begitu saja ketika bertemu dengan orang asing, Kamis (16/06/2017).

“Kami menghimbau agar orang tua lebih berhati-hati dan tidak mudah percaya pada orang yang baru dikenal,” imbuh AKBP Noviana Tursanurohmad. (Abdul Muin/Halu)

Check Also

DUKUNGAN RAKYAT INDONESIA DI ASIAN GAMES DIHARAP JADI ENERGI BARU PERJUANGAN PALESTINA

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Kunjungan kehormatan Ketua Komite Olimpiade Palestina,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *