Selasa, 19 Juni 2018, 1:59
Home / NEWS / MINTA AKSES JALAN, WARGA TELANJANG DADA DAN BLOKIR JALUR PANTURA
Aksi Warga Blokir Jalur Pantura, Jum'at (12/01/2018), Sumber Foto : Zulkiflie

MINTA AKSES JALAN, WARGA TELANJANG DADA DAN BLOKIR JALUR PANTURA

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Aksi blokir jalur Pantura dilakukan ratusan warga Klampok, kecamatan Tongas kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Mereka menuntut jalan desa yang tertutup dampak pembangunan Tol untuk dibuka kembali, Jum’at (12/01/2018).

Tak hanya melakukan orasi, sejumlah ibu – ibu warga Klampok yang ikut aksi blokir, sampai melakukan aksi telanjang dada, setelah aparat berusaha membubarkan aksi warga.

Suasana semakin memanas, saat iring – iringan mobil TNI angkatan laut, melintas ditengah aksi demo. Melihat warga tetap bertahan di tengah jalan, aparat gabungan TNI dan Polri, lantas bertindak represif hingga menimbulkan kericuhan, saat proses pembubaran paksa aksi warga.

Aksi blokir jalan, terpaksa dilakukan warga karena 4 jalan desa, di desa Klampok ditutup akibat imbas pembangunan jalan Tol Pasuruan – Probolinggo. Dengan ditutupnya jalan desa, membuat akses warga yang hendak menuju desa tetangga, terpaksa harus memutar sejauh 1 kilometer.

Selama ini aspirasi warga yang meminta diberikannya akses jalan penghubung antar desa, tidak ada yang menindak lanjuti. Seperti yang diungkapkan, Seneri salah seorang warga Klampok.

Seneri mengatakan, jika warga sudah lama berkeluh kesah, atas ditutupnya jalan desa karena pembangunan proyek. Hal itu berdampak langsung pada perputaran perekonomian warga.

Ibu – Ibu Telanjang Dada Terlibat Saling Dorong Dengan Aparat, Jum’at (12/01/2018), Sumber Foto : Zulkiflie

“Warga sudah lama meminta pengertian dari pihak proyek, namun tak ada tanggapan. Padahal karena jalan desa ditutup, membuat aktivitas warga seperti ke sawah, berdagang, maupun mengantarkan anak ke sekolah menjadi terganggu,” ungkap Seneri.

Sementara itu, Agus Winarno selalu pejabat pembuat komitmen proyek jalan tol Paspro, saat dikonfirmasi melalui ponselnya, tidak mau berkomentar atas terjadinya aksi blokir jalur Pantura oleh warga tersebut.

Seperti diketahui, akibat aksi blokir jalur Pantura itu, membuat lalu lintas Probolinggo-Pasuruan, mengalami kemacetan panjang selama hampir 2 jam. (Zulkiflie/Halu)

Check Also

INI PESONA “KAMPUNG BUNGA” ANDUNG BIRU PROBOLINGGO

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Kawasan pegunungan Argopuro, Jawa Timur, tak hanya memiliki panorama alam yang mengesankan. Akan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *