Senin, 18 Juni 2018, 12:56
Home / BALI / SAMBUT KEPENTINGAN IMF – WB, BALI BANGUN PROYEK STRATEGIS NASIONAL YANG DIAWASI TP4P

SAMBUT KEPENTINGAN IMF – WB, BALI BANGUN PROYEK STRATEGIS NASIONAL YANG DIAWASI TP4P

WAGATABERITA.COM – BALI. Proyek yang sedang dikerjakan di Bali dan seluruh proses penyelesaian proyek – proyek Strategis Nasional berada di bawah pengawasan Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan (TP4P), hal itu dipastikan PT Angkasa Pura 1 persero.

“Semua proses yang harus dilalui dalam rangka penyelesaian Proyek Strategis Nasional pasti dikawal TP4P,” kata Direktur Hubungan Internasional dan Pengembangan Usaha PT Angkasa Pura 1, Sardjono Johny Citrokusumo di Hotel Grand Inna Sanur, Bali, Senin (04/06/2018) malam.

Johny saat dimintai keterangan usai menghadiri acara serah terima jabatan Kajati Bali menambahkan bahwa hasil memorandum of understanding (MoU) dengan kejaksaan sebagai langkah untuk mewujudkan prinsip Good Corporate Governance (GCG) yang diterapkan pada setiap aspek proses bisnis di semua tingkatan.

“Kita kan sudah punya MOU dengan Kejaksaan, jadi ini adalah wujud dari kerjasama dua instansi untuk mewujudkan sebuah proses yang memenuhi aspek GCG, agar semuanya Akuntabel, Transparan dan dapat dipertanggung jawabkan,” katanya.

“Termasuk ya proyek yang sedang dikerjakan di Bali ini, ini kepentingan Nasional untuk menyambut IMF dan World Bank Forum nanti,” papar dia.

Sementara Kepala Kejati Bali Amir Yanto dalam sambutannya di hadapan para pemangku kepentingan Gubernur, Ketua DPRD, Wakapolda, dan Walikota, Bupati serta perwakilan unsur forum komunikasi pimpinan daerah menambahkan bahwa dengan adanya TP4P sebagai unsur pendekatan prefententif sebagai bentuk pencegahan.

“Kehadiran kami dengan adanya TP4P sebagai bentuk pencegahan dengan cara prefententif dalam menuju pembangunan yang ada di Bali,” ucap Amir dalam sambutan di acara Pisah Sambut Kajati Bali dari Dr Jaya Kusuma SH, MHum kepada Dr Amir Yanto SH, MM, MH.

Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan usai memimpin Rapat Koordinasi Panitia Nasional Penyelenggara Annual Meeting International Monetary Fund – World Bank (IMF – WB) 2018.

“Pencapaian progress berkisar 77 persen sudah berjalan, sampai saat ini tidak ada hambatan yang begitu berarti, semua bidang – bidang terkait berjalan dengan baik,” ujar Luhut dalam keterangan pers di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (04/06).

Menko Luhut menjelaskan Meeting Team Secretariat (MTS) IMF – WB melakukan pemeriksaan terkait dengan pelaksanaan IMF – WB 2018 yang berlangsung di Bali pada tanggal 8 – 14 Oktober 2018 pada kurun bulan Juli hingga Agustus. Persiapan yang sudah didiskusikan seperti keamanan, visa, beacukai, kesehatan, digital ekonomi, sampai dengan perihal pariwisata.

“Ada dua perihal diadakannya IMF – WB, yang pertama harapannya dapat melahirkan output yang strategis mengenai perekonomian dunia yang akan menguntungkan bagi Indonesia, dan yang kedua Indonesia akan menghemat anggaran agar tidak terlalu wah. Justru kami akan membuat output yang lebih wah,” ungkap dia. (Red/Edo)

Check Also

PROPERTI DIJATIM CERAH, PAKDE KARWO HARAP PEMBANGUNAN APARTEMEN DILAKUKAN DI BERBAGAI WILAYAH

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Siaran pers nya Kepala Biro Humas Dan Protokol, Drs. Benny Sampirwanto, M.Si Minggu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *