WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Pameran yang diikuti 11 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan alumni STKW (Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta) Surabaya diharapkan akan menjadi sindiran maupun ketukan hati akan kondisi yang dialami oleh para pengguna maupun pemanfaat teknologi dan sumber daya alam.
Pameran tersebut menampilkan 30 karya seni patung dan instalasi yang penuh dengan sentuhan kreatifitas dan pesan. Hasil dari ide liar dan bebas dari generasi muda masa kini, mengusung tema “EAT” (Environment Art Technology) yang diselenggarakan di Galeri House of Sampoerna Surabaya, Kamis (15/06/2017).
“Penyelenggara pameran EAT ini diharapkan bisa memberi kesadaran akan pengaruh positif dan negatif dari teknologi, dan dapat ditanggapi secara bijak oleh seluruh masyarakat dan perusahaan yang memanfaatkan teknologi dan berbagai sumber daya yang ada,” ujar Bogel Asmuliawan, Koordinator pameran.
Dalam pameran ini STKW menampilkan karya seni dalam bentuk kayu dan kawat dengan judul “PRASASTI” yang menjadi sindiran akan maraknya kegiatan yang terkait dengan lingkungan namun hanya bersifat formalitas belaka, ujar Anggit seniman dari mahasiswa STKW.
Manager Museum dan Marketing House of Sampoerna Rani Anggraini mengatakan, pameran itu bekerja sama dengan Univetsitas STKW, untuk mendukung perkembangan seni, budaya, sejarah dan parawisata melalui berbagai agenda kegiatan yang mengedepankan nilai – nilai edukasi dan sosial. (Endri Soedarto/Halu)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.