Sabtu, 6 Juni 2026, 3:36
Home / BALI / STATUS AWAS, KERA DAN ULAR TURUN DARI GUNUNG AGUNG
Ilustrasi. Sumber Foto : Google

STATUS AWAS, KERA DAN ULAR TURUN DARI GUNUNG AGUNG

WAGATABERITA.COM – KARANGASEM. Peningkatan aktivitas vulkanik dari kegempaan yang terus meningkat, kini status Gunung Agung di Kabupaten Karangasem Provinsi Bali dinaikkan dari Siaga (Level 3) menjadi Awas (Level 4) oleh PVMBG Badan Geologi. Level Awas adalah level tertinggi dalam status gunung api. Status Awas berlaku terhitung mulai tanggal 22/09/2017 pukul 20 : 30 WITA, ternyata mahluk hidup yang ada di sekitar gunung Agung seperti Kera dan Ular turun dari gunung Agung.

Rekomendasi PVMBG diminta agar masyarakat di sekitar gunung Agung dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas, tidak melakukan pendakian dan tidak berkemah di dalam area kawah gunung Agung dan di seluruh area di dalam radius 9 kilometer dari kawah puncak gunung Agung dan ditambah perluasan sektoral ke arah Utara, Timur Laut, Tenggara dan Selatan – Baratdaya sejauh 12 kilometer.

Di dalam radius tersebut tidak boleh ada wisatawan atau aktivitas masyarakat di dalamnya.

Kepala PVMBG telah melaporkan kenaikan status Awas tersebut kepada Kepala BNPB, BPBD Provinsi Bali dan BPBD kabupaten di sekitar Gunung Agung untuk melakukan antisipasi.

Perluasan daerah zona berbahaya tersebut diperkirakan jumlah pengungsi akan bertambah.

Itu sebabnya, BNPB dan BPBD akan mengambil langkah – langkah penanganan antisipasi menghadapi letusan dan penanganan pengungsi terkait dengan peningkatan status Awas dari gunung Agung.

Kepala BNPB bersama pejabat terkait telah berada di Bali untuk berkoordinasi dengan Gubernur Bali dan Bupati terkait. Posko nasional segera diaktivasi untuk memberikan pendampingan pemerintah daerah.

Bantuan logistik dan peralatan segera didorong ke titik – titik pengungsian. Rapat koordinasi antar kementerian, lembaga dan unsur lainnya akan segera dilakukan. BNPB dan BPBD sedang menyiapkan rambu – rambu jarak radius yang akan segera dipasang di tempat – tempat strategis agar masyarakat dapat mengetahui posisi di radius aman atau berbahaya.

Meski begitu masyarakat dihimbau untuk tenang. Jangan terpancing pada isu – isu yang menyesatkan. Hingga saat ini gunung Agung belum meletus. “Ini hasil pemantauan yang teridentifikasi,” kata Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB. (Zulkiflie/Halu)

Check Also

KONDISI TERKINI DI LOKASI ERUPSI GUNUNG SEMERU

WAGATABERITA.COM – LUMAJANG. Tragedi bencana alam kembali terjadi di Indonesia. Erupsi terjadi pada gunung