Selasa, 9 Agustus 2022, 23:53
Home / RELIGI / PONPES SALAFIYAH SITUBONDO MINIATUR NKRI

PONPES SALAFIYAH SITUBONDO MINIATUR NKRI

WAGATABERITA.COM – SITUBONDO. Haul Majemuk Masayekh Ponpes Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Kabupaten Situbondo, Sabtu (03/02/2018) dilaksanakan, Dalam kesempatan ini di hadiri Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo yang di dampingi oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo bersama istri, Dra. Hj. Nina Kirana Soekarwo, M.Si.

Pengasuh Ponpes Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Kab. Situbondo, KHR. Ach. Azaim Ibrahimy, S.Sy.,MH dalam pidatonya mengatakan, ponpes ini merupakan miniatur dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pasalnya, terdapat 13 ribu santri dari seluruh nusantara yang mondok di ponpes berdiri pada tahun 1914 ini.

“Alhamdulillah kami diberi amanah untuk mendidik 13 ribu santri dari seluruh nusantara, bahkan dalam beberapa tahun terakhir, ada santri dari negara – negara Asia Tenggara ikut belajar disini, diantaranya dari Malaysia, Thailand, dan Singapura,” katanya.

Ditambahkan, kegiatan haul majemuk ini merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap tahun. Tujuannya untuk memperingati dan meneruskan perjuangan para pendahulu, khususnya pendiri ponpes, dalam bidang agama, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan.

“Kita harus mengingat dan meneladani para pendahulu, yakni orang – orang sholeh yang telah wafat mendahului kita, mereka selalu berjuang demi bangsa dan negara, baik itu sebelum, saat dan setelah kemerdekaan. Kami diberi amanat untuk meneruskan perjuangan dan pengabdian itu,” katanya.

KHR. Ach. Azaim juga memberi apresiasi kepada Presiden Jokowi yang telah menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada salah satu tokoh dari Ponpes Salafiyah Syafi’iyah, yakni KH Raden As’ad Syamsul Arifin pada tahun 2016 lalu.

Hadir dalam kesempatan ini, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Staf Khusus Presiden Diaz Hendropriyono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi, Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono dan Kapolda Jatim, dan Pangdam V/Brawijaya. (Red)

Check Also

HADIRI PERAYAAN WAISAK KHOFIFAH BILANG PERBEDAAN HARUS DIIKAT DENGAN PERSAUDARAAN

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat