Selasa, 23 Oktober 2018, 9:09
Home / NEWS / PEMKAB PROBOLINGGO DUKUNG PENUH PROGRAM “JARGAS”
Foto Doc, Bupati Probolinggo, Hj Puput Tantriana Sari.

PEMKAB PROBOLINGGO DUKUNG PENUH PROGRAM “JARGAS”

WAGATABERITA.COM-PROBOLINGGO. Adanya proyek strategis nasional (PSN), Jaringan Gas (Jargas) yang bakal dipasang di 3 Kecamatan yakni, Tongas, Dringu, dan Sumberasih didukung penuh Pemerintah Kabupaten Probolinggo.

Dukungan itu, muncul dari pernyataan yang disampaikan Bupati Probolinggo, Hj Puput Tantriana Sari, di Pendopo Kabupaten Probolinggo.

Bupati Probolinggo mengatakan, wujud dukungan program pemerintah pusat itu yakni, melalui adanya sosialisasi terhadap masyarakat. Selain itu, Bupati Probolinggo juga berjanji akan mempermudah proses perizinan.

“Proyek strategis nasional, menjadi program pemerintah pusat yang sinergi dengan pemerintah daerah. Karena itu, saya sangat mendukung,” terangnya, Kamis (11/10/2018).

Dijelaskan Bupati, bahwa program “Jargas” akan meringankan beban kebutuhan hidup masyarakat, utamanya kalangan warga tidak mampu.

Dimana sebelumnya, jika membeli elpiji 3 kilogram sebulan mencapai Rp 75 ribu, saat beralih Jargas warga hanya mengeluarkan biaya Rp 30 – 45 ribu.

“Jargas ini murah, apalagi biaya pemasangannya gratis,” ujar Bupati Probolinggo.

Lanjut Bupati menyinggung masalah keamanan Jargas, yang tidak berbahaya dibandingkan menggunakan gas elpiji 3 kilogram.

Namun demikian, Bupati Probolinggo tetap meminta masyarakat agar benar – benar mengikuti standar operasional prosuder (SOP), yang menjadi landasan saat konstruksi di lakukan.

“Saya minta agar masyarakat benar – benar mengikuti panduan. Sehingga bisa memahami dan langkah – langkah keamanan nantinya,” pintanya.

Selain itu, Bupati juga meminta agar pembangunan dilakukan, melalui sumber yang dapat dipercaya.

“Saya menunjuk Bagian Administrasi Perekonomian dan SDA, untuk koordinasi hal – hal teknis terkait pembangunan jargas dengan Kementerian ESDM,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, Kabupaten Probolinggo mendapatkan alokasi jaringan gas, sekitar 10 ribu sambungan baru tersebar di 3 kecamatan di Kabupaten Probolinggo.

Tahun 2018 ini, tahap pendapatan dan sosialisasi, selanjutnya pada tahun 2019 dilakukan pembangunan konstruksi. Sumber pembiayaan berasal dari Kementerian Energi Sumberdaya Mineral.

Diperkirakan anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 306 miliar, dengan asumsi setiap rumah menelan anggaran Rp 3 – 3,6 juta. (Zulkiflie)

Check Also

KUNJUNGI LOMBOK PRESIDEN PANGKAS 17 PROSEDUR PENCAIRAN DANA BANTUAN JADI 1 PROSESUR

WAGATABERITA.COM – LOMBOK. Presiden Joko Widodo bertolak ke Kabupaten Lombok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *