Rabu, 17 Juli 2019, 19:48
Home / HOTNEWS / LEDAKAN BOM DI SRI LANGKA PEMERINTAH BERLAKUKAN JAM MALAM
Gereja. (Reuters)

LEDAKAN BOM DI SRI LANGKA PEMERINTAH BERLAKUKAN JAM MALAM

WAGATABERITA.COM – COLOMBO. Bom bunuh diri yang diledakkan di Gereja dan hotel mewah di Sri Lanka pada hari Minggu Paskah (21/04) sangat mengejutkan dunia, pasalnya dari ledakan itu dikabarkan lebih dari 200 orang tewas dan sedikitnya 450 orang terluka dalam ledakan tersebut.

Serangan pertama dan terbesar di pulau Samudra Hindia sejak berakhirnya perang saudara 10 tahun lalu membuat Pemerintah setempat mengumumkan jam malam di Colombo dan memblokir akses ke media sosial dan situs perpesanan, termasuk Facebook dan WhatsApp. Tidak jelas kapan jam malam akan dicabut.

Seperti di lansir Reuters Juru bicara Kepolisian Ruwan menjelaskan, “Secara keseluruhan informasi terdapat 207 orang meninggal dunia dan 450 orang yang terluka dirawat di rumah sakit,” katanya kepada awak media.

Pejabat pemerintah mengatakan terdapat 32 orang asing tewas dan 30 lainnya cedera dalam ledakan yang menghancurkan sidang dan pertemuan di hotel – hotel di Colombo, Negombo dan Batticaloa.

Menurut pejabat negara tersebut mereka termasuk lima orang Inggris dua di antaranya memiliki kewarganegaraan ganda AS, dan tiga orang India.

Dilanjutkan di antara korban jiwa terdapat tiga orang dari Denmark, dua dari Turki, dan satu dari Portugal lanjut pejabat Sri Lanka, ada juga orang Cina dan Belanda di antara yang tewas, menurut laporan media.

Dalam hal ini Pemerintah mengakui mereka memiliki informasi sebelum serangan terhadap Gereja – Gereja yang melibatkan sedikit kelompok Islam lokal yang diketahui tidak cukup melakukan hal itu.

Dari total populasi Sri Lanka sekitar 22 juta, 70 persen beragama Budha, 12,6 persen Hindu, 9,7 persen Muslim dan 7,6 persen Kristen, menurut sensus negara 2012. (Red/*)

Check Also

JEPANG CIPTAKAN KERETA TERCEPAT MENGALAHKAN KERETA CHINA

WAGATABERITA.COM – JEPANG. Diketahui dulu Jepang digelar pemilik kereta api tercepat