Senin, 6 April 2020, 21:32
Home / NEWS / PEMPROV UNDANG KEPALA DESA DIJATIM PERCEPAT PENCAIRAN DANA DESA AGAR PEMBANGUNAN TIDAK TERHAMBAT
Kepala Dinas DPMD.

PEMPROV UNDANG KEPALA DESA DIJATIM PERCEPAT PENCAIRAN DANA DESA AGAR PEMBANGUNAN TIDAK TERHAMBAT

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Percepatan pencairan dan pengelolaan dana desa 2020 kepada 7.721 Kepala Desa dari 29 Kabupaten dan satu Kota akan dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) melalui Rapat Terbatas di Kantor Gubernur Jawa timur, Jumat (21/02/2020).

Pertemuan yang akan dilaksanakan 25 Februari 2020, di Jatim International Expo tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Provinsi Jawa Timur, Mohammad Yasin, “total 8.436 undangan, terdiri kepala desa, Camat, Sekda Kabupaten, Kepala PMD, Kajari, Kajati, Polda Jatim, dan Kapolres serta narasumber dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI,” katanya didampingi Kepala Bidang Bina Pemerintah Desa DPMP Jatim, Heru Suseno.

Pemerintah Provinsi mendorong Pemerintah Kabupaten/Kota dan Desa mempercepat pencairan pertama sebesar 40%, sehingga investasi bergerak dibidang pembangunan (infrastruktur desa yang mendukung kegiatan ekonomi desa), sarana olahraga, pengembangan BUMdes, padat karya tunai (pembangunan selokan, peninggian muka jalan atau pembangunan fasum lain, dengan tenaga kerja dari warga sekitar), penanggulangan kemiskinan.

“Total dana Desa Jatim sebesar Rp 7,6 triliun, dan harus diserap dalam satu tahun, dana saat ini ada di bendahara Negara, tinggal diambil oleh Desa, dengan persyarat yang ditentukan oleh Kementerian Keuangan,” ungkap Mohammad Yasin.

Pertemuan Kepada Dinas DPMD dengan Kepala Desa Jawa Timur.

Pencairan tahap pertama dapat dilakukan paling cepat Januari dan paling lambat Juni 2020 apabila melebihi batas waktu maka tahap berikutnya tak dapat dicairkan, persyaratan yang disiapkan yakni ada Peraturan Bupati (Perbub) tentang pembagian dana per desa sudah dilakukan, dan APBDesa sudah diselesikan, “mereka biasanya sudah siap, jadi tahap pertama pasti selesai, dana yang masuk ke rekening desa, harus segera digunakan,” imbuhnya.

Diketahui tahap pertama ini Jatim telah mencairkan dana untuk 303 desa dari Tulungagung, Madiun, Ponorogo, Magetan, dan Pacitan, sedangkan jumlah desa yang belum menetapkan APBDes 2020 sebanyak 4.521 desa, “Desa yang belum menerapkan APBDesnya, selama ini beralasan karena baru saja melakukan pemilihan kepala desa, dan Pj kepala desa nya tidak berani menetapkan, padahal mereka diberi kewenangan untuk itu, tapi memilih untuk tidak menetapkan,” terangnya.

Ia mengimbau bagi desa yang sudah pemilihan segera penetapan, “kita menjadi provinsi yang paling besar pencairannya ditahap satu. saya imbau, untuk desa yang dananya cair segera melakukan kegiatan pemanfaatkan. Jangan sampai dana ini mengendap di rekening desa. Maka kadis PMD kita undang dan kita dorong agar segera diserap,” ucapnya. (Red)

Check Also

PERCEPAT INFORMASI CORONA PADA MASYARAKAT PEMPROV JATIM LUNCURKAN LAYANAN CHATBOT WA

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Dalam rangka memberi informasi kepada masyarakat