WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Gubernur Khofifah kembali memberi informasi mengenai kondisi terkini kasus corona di Jawa Timur yakni per Selasa (07/04) terdapat dua orang pasien positif Covid – 19 dinyatakan konversi negatif atau sembuh, sehingga total pasien sembuh menjadi 42 orang atau setara 21,65%.
- BERIKUT JUKNIS PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT BILA BEROPERASI
- BEGINI KONDISI COVID DAN EKONOMI TERKINI DI INDONESIA MENURUT MENKO EKONOMI
- KEMBALI MASUK VAKSIN SINOVAC WAMENKES MINTA MASYARAKAT IKUT VAKSIN
- LIMA PROVINSI DITAMBAH PADA PERPANJANGAN PPKM MIKRO DUA HAL BOLEH DILAKUKAN
- ENAM KASUS COVID B117 MASUK INDONESIA EFEKTIFKAH VAKSIN INI PENJELASAN
Gubernur perempuan pertama di Jatim ini menjelaskan, “update per hari ini, ada 2 orang pasien lagi di Jatim yang dinyatakan sembuh, yaitu 1 orang dari Kabupaten Sidoarjo dan 1 orang dari Kabupaten Malang. Sehingga, totalnya mencapai 42 orang,” terangnya.
Ditambahkan untuk jumlah kasus positif Covid – 19 bertambah 5 dari yang sebelumnya 189 menjadi 194 yakni 3 orang dari Kabupaten Malang dan 2 orang dari Kabupaten Nganjuk dan untuk orang dalam pemantauan (ODP) menjadi 11.564 orang, dan pasien dalam pengawasan (PDP) menjadi 1.083 orang sementara yang meninggal bertambah 2 orang menjadi 16 orang atau setara 8,25% yang asalnya dari Surabaya, Rabu (08/04/2020).

Dijelaskan kasus PDP dari 1.083 orang yang masih diawasi 732 orang sehingga 351 PDP sudah tidak dalam pengawasan, begitu juga untuk kasus ODP dari 11.564 orang yang dalam pantauan tinggal 7.387 yang 3.727 orang sudah tidak dalam pantauan karena kesemuanya sudah tidak ditemukan gejala klinis, “sekali lagi saya sampaikan bahwa data – data yang kita sajikan ini adalah kasus kumulatif sejak 18 maret. Baik untuk kasus pasien positif Covid – 19, ODP, maupun PDP,” tandas mantan Mensos ini.
Sementara untuk pelaksanaan rapid test serentak di Dinkes Kabupaten/Kota maupun RS rujukan per hari ini telah mencapai 7.279 dan hasilnya yang positif yaitu 169, “bagi yang terkonfirmasi positif, kami akan menyegerakan mereka mendapat layanan tes swab. Supaya tingkat presisi hasil tesnya semakin efektif. Karena memang rapid test ini hanya screening awal,” tutupnya. (Red)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.