Rabu, 28 Juli 2021, 15:15
Home / JAKARTA / BEGINI KONDISI COVID DAN EKONOMI TERKINI DI INDONESIA MENURUT MENKO EKONOMI
Airlangga Hartarto.

BEGINI KONDISI COVID DAN EKONOMI TERKINI DI INDONESIA MENURUT MENKO EKONOMI

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi DKI Jakarta dilaksanakan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga Ketua Komite Penanganan covid – 19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

Perkembangan covid – 19 di Indonesia kata Airlangga relatif lebih baik dibandingkan global dan penerapan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di tingkat mikro telah dilakukan Pemrintah.

Terang Airlangga dikutip dari laman Kemenko Ekonomi Rabu (14/04/2021), “kebijakan PPKM skala mikro terbukti efektif karena jumlah kasus baru terkonfirmasi covid – 19 menunjukkan tren penurunan kasus hampir di semua Provinsi termasuk DKI Jakarta,” jelasnya.

Indonesia persentase kasus aktifnya saat ini berada diangka 6,90% yang lebih rendah dari global yang diangka 17,36% termasuk tren presentase kesembuhan di Indonesia telah mencapai angka 90,40% yang juga lebih tinggi dari tren kesembuhan global yang berada pada angka 80,46%.

Akselerasi pendistribusian vaksin covid – 19 di Indonesia sebanyak 15,6 juta dosis yang disuntikan hingga 13 April 2021 sehingga realisasi vaksinasi di Indonesia menduduki posisi 9 besar dunia dan dalam hal penyuntikan negara bukan produsen vaksin menduduki peringkat 4 dunia.

Dikatakan Airlangga kondisi perkonomian nasional mulai pulih dimana sektor yang berkontribusi besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) ialah sektor industri pengolahan, konstruksi, dan perdagangan.

Sektor informasi dan komunikasi (infokom), kesehatan, pertanian, dan jasa pendidikan yang bertahan dan tumbuh, “sektor kesehatan, infokom, keuangan, pendidikan dan real estate maenjadi penopang di Provinsi DKI Jakarta. Pemerintah sendiri melihat bahwa jenis pengangguran meningkat juga di Jakarta,” ungkap Airlangga.

Solusi yang dilakukan Pemerintah tangani pengangguran di masa pandemi covid – 19 adalah kartu prakerja yang telah mencapai gelombang 16 dimana telah diterima penerima kumulatif sebanyak lebih dari 8,2 juta orang.

Dana insentif yang telah disalurkan di tahun 2020 sebanyak 13,39 triliun rupiah dan 786 miliar rupiah ditahun 2021, “di Provinsi DKI Jakarta, terdapat sebanyak 285 ribu orang penerima Kartu Prakerja yang tersebar di 5 kota dan 1 kabupaten. Insentif sebesar 107 miliar rupiah telah disalurkan kepada peserta tersebut,” terang Menko. (Red)

Check Also

CHRISTIANTO W BERPULANG INI CATATAN DIDIK J R

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Didik J Rachbini adalah seorang Ekonom INDEF yang