Sabtu, 8 Mei 2021, 17:44
Home / JAKARTA / LIMA PROVINSI DITAMBAH PADA PERPANJANGAN PPKM MIKRO DUA HAL BOLEH DILAKUKAN
Airlangga Hartarto.

LIMA PROVINSI DITAMBAH PADA PERPANJANGAN PPKM MIKRO DUA HAL BOLEH DILAKUKAN

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Perpanjangan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Skala Mikro (PPKM Mikro) kembali dilanjutkan Pemerintah guna mengendalikan kasus covid – 19. Lima Provinsi ditambahkan pada putusan kali ini berdasarkan analisis parameter covid – 19 (persentase kasus aktif, persentase kesembuhan, persentase kematian, dan tingkat Bed Occupancy Ratio atau BOR).

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto selaku Ketua Komite Penanganan covid – 19 (KPCPEN) mengatakan, “Pemerintah memberikan perpanjangan untuk PPKM, yaitu tanggal 23 Maret sampai dengan 5 April 2021 dan pemerintah menambah tambahan lima daerah yaitu Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat,” ungkapnya seperti dikutip laman Setkab Minggu (21/03/2021).

Kebijakan pembatasan pada pelaksanaan PPKM Mikro tetap sama seperti sebelumnya, kecuali kegiatan belajar mengajar dan kegiatan seni budaya terdapat perubahan, “kegiatan belajar mengajar mulai dapat dilakukan secara tatap muka, untuk perguruan tinggi/akademi yang dibuka bertahap dengan proyek percontohan berbasis peraturan daerah/peraturan kepala daerah dan dengan (penerapan) protokol kesehatan,” terang Airlangga.

Ditambahkan bagi kegiatan seni budaya diizinkan dibuka dengan prokes dan berkapasitas maksimal 25 persen, “perkembangan indikator covid – 19 di tingkat nasional berupa persentase kasus aktif, persentase kesembuhan, dan persentase kematian, dalam satu bulan terakhir (15 Februari – 18 Maret) menunjukkan perkembangan yang membaik,” terang Airlangga.

Dijelaskan kasus aktif Indonesia saat ini 9,12 persen dimana dunia berada di 17,23 persen dan kesembuhan di angka 88,16 persen masih lebih baik dari kesembuhan global yang sebesar 80,56 persen termasuk tingkat kematian pada angka 2,71 persen dan rata – rata dunia berada di 2,21 persen dan Provinsi yang melaksanakan PPKM Mikro lalu telah berhasil menurunkan persentase kasus aktif, “kemudian terkait angka kesembuhan, kita lihat juga semuanya mengalami kenaikan,” ungkap Airlangga.

Penurunan angka keterpakaian Tempat Tidur (TT) Isolasi dan Intensive Care Unit (ICU) atau BOR rumah sakit (RS) rujukan terjadi di semua Provinsi yang berada di bawah 70 persen disebabkan posko daerah menjadi kunci pelaksanaan PPKM Mikro, “salah satu kunci pelaksanaan PPKM Mikro terletak pada kepatuhan menerapkan protokol kesehatan, seiring dengan pelaksanaan kegiatan-kegiatan di posko daerah PPKM Mikro,” tegas Ketua KPCPEN.

Diterangkan tingkat kepatuhan memakai masker tinggi dikisaran 91 hingga 100 persen terdapat di 115 Kabupaten/Kota dari 423 daerah atau 27,19 persen dan hanya 17,97 persen atau 76 Kabupaten/Kota yang memiliki tingkat rendah atau di bawah 60 persen sehingga semangat gotong royong perlu dipertahankan bahkan ditingkatkan. (Red)

Check Also

DIANGGAP IKON JODHI RILIS SINGLE RELIGI DARI PUISI KARYA CHAIRIL ANWAR DOA

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Tak hanya Wartawan senior Jodhi Yudono yang juga