Sabtu, 8 Mei 2021, 17:46
Home / JAKARTA / BEGINI KONDISI COVID NASIONAL TERKINI SEHINGGA PPKM MIKRO KEMBALI DIPERPANJANG
Airlangga Hartarto.

BEGINI KONDISI COVID NASIONAL TERKINI SEHINGGA PPKM MIKRO KEMBALI DIPERPANJANG

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Laju kasus aktif covid – 19 terus mengalami penurunan sejak diberlakukannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, sehingga Pemerintah memutuskan akan melakukan perpanjangan dan perluasan PPKM Mikro sejak tanggal 20 April hingga 3 Mei 2021 mendatang.

Rata – rata persentase kasus aktif bulanan terus menurun sejak diberlakukannya PPKM dan PPKM mikra ditetapkan sejak empat bulan lalu dimulai dari Januari sebesar 15,43%; Februari 13,57%; Maret 9,52%; dan April 7,23%.

Sejak PPKM Mikro jumlah kasus aktif mingguan juga terus menurun dilihat dari minggu kedua Februari sebesar 176.291 kasus per minggu, dalam 2 bulan di minggu ketiga April menjadi 106.243 kasus per minggu.

Angka keterpakaian Tempat Tidur (TT) atau Bed Occupancy Ratio (BOR) di RS Rujukan sendiri tidak terdapat Provinsi yang memiliki BOR ≥ 60% hingga 18 April 2021 dan hanya 4 provinsi dengan BOR sebesar 50% – 60% diantaranya Kalimantan Selatan, Kepulauan Riau, NTT, dan Sumatera Selatan, Sementara 30 provinsi lainnya BOR nya < 50% dan rata – rata angka BOR nasional (per 18 April 2021) hanya 34,93%.

Pada perpanjangan PPKM mikro kali ini diperluas pada lima Provinsi tambahan diantaranya Sumatera Barat, Jambi, Bangka Belitung, Lampung, dan Kalimantan Barat dan aturan Pembatasan Kegiatan Masyarakat tetap sama dengan tahap sebelumnya.

Selain PPKM Mikro dalam masa Ramadhan dan Idul Fitri juga diterbitkan berbagai kebijakan dan aturan dalam rangka pengendalian covid – 19, “untuk transportasi atau kegiatan non – mudik yang diizinkan sesuai aturan, akan dilakukan dengan protokol kesehatan yang lebih ketat, misalnya Testing (PCR/Antigen/Ge – Nose) berlaku hanya H – 1, dilakukan pembatasan kapasitas dan frekuensi perjalanan, serta pengawasan yang dilakukan lebih ketat oleh Polri/ TNI/Kemenhub bekerja sama dengan unit vertikal di Pemda masing-masing,” jelas Menko Perekonomian Airlangga Hartarto seperti dikutip laman Kemnko Ekonomi Senin (19/04/2021).

Untuk Libur Mudik Lebaran yang tetap dilarang tahun ini akan diimbangi dengan berbagai program mendorong pemulihan ekonomi, “Pemerintah akan konsisten menjaga keseimbangan antara Program Pengendalian covid – 19, dengan Program Pengungkit Perekonomian yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi,” terang Airlangga. (Red)

Check Also

DIANGGAP IKON JODHI RILIS SINGLE RELIGI DARI PUISI KARYA CHAIRIL ANWAR DOA

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Tak hanya Wartawan senior Jodhi Yudono yang juga