Kamis, 2 Desember 2021, 22:28
Home / JAKARTA / BERIKUT SEBAB MASYARAKAT TAK DAPAT IKUT VAKSIN CORONA
Simulasi Vaksin Covid - 19 di Jatim. (Dokumen)

BERIKUT SEBAB MASYARAKAT TAK DAPAT IKUT VAKSIN CORONA

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Semangat memberantas penularan covid – 19 terus dilakukan Pemerintah, saat ini Pemerintah berharap dengan melakukan vaksinasi penularan covid – 19 dapat segera diatasi. Oleh sebab itu Pemerintah memberikan vaksinasi covid – 19 secara gratis bagi seluruh masyarakat di Indonesia.

Pemberian vaksin gratis mulai dilakukan oleh Pemerintah pusat diikuti Pemerintah Daerah. Presiden Joko Widodo bersama sejumlah perwakilan dari berbagai latar belakang adalah yang pertama menerima vaksin covid – 19 yang dilakukan di Intana Negara Jakarta dan disiarkan langsung telivisi swasta nasional.

Pelaksanaan vaksin akan dilakukan secara bertahap dengan prioritas awal vaksin diberikan pada tenaga kesehatan dilanjutkan pada petugas pelayanan publik. Dalam rencananya guna mencapai kekebalan komunal Pemerintah akan memberikan vaksin sebanyak 70 persen atau sekira 181,5 juta jiwa penduduk Indonesia, Sabtu (16/01/2021).

Vaksin sendiri saat ini telah diamankan Pemerintah sebanyak 426 juta dosis dari beberapa perusahaan dan negara berbeda dimana saat ini telah tiba di Tanah Air vaksin covid – 19 produksi Sinovac Biotech Inc dengan rincian 3 juta dosis termasuk 15 juta bahan baku vaksin yang langsung diolah oleh BUMN Bio Farma.

Tetapi tak semua masyarakat dapat menerima vaksin produksi Sinovac tersebut karena orang dengan kriteria tertentu tak diizinkan mengikuti vaksin. Berikut golongan orang yang tidak diperkenankan mengikuti vaksin covid – 19 yakni :

1. Telah terkonfirmasi covid – 19 ;
2. Wanita sedang hamil dan menyusui ;
3. Di bawah usia 18 tahun ;
4. Tekanan darah di atas 140/90 ;
5. Tujuh hari terakhir mengalami gejala ISPA seperti batuk/pilek/sesak napas ;
6. Ada anggota keluarga serumah yang kontak erat/suspek/konfirmasi/sedang dalam perawatan karena penyakit covid – 19 ;
7. Sedang mendapatkan terapi aktif jangka panjang terhadap penyakit kelainan darah ;
8. Menderita penyakit jantung (gagal jantung/penyakit jantung coroner) ;
9. Menderita penyakit Autoimun Sistemik (SLE/Lupus, Sjogren, vaskulitis, dan autoimun lainnya) ;
10. Menderita penyakit ginjal ;
11. Menderita penyakit Reumatik Autoimun/Rhematoid Arthritis ;
12. Menderita penyakit saluran pencernaan kronis ;
13. Menderita penyakit Hipertiroid/hipotiroid karena autoimun ;
14. Menderita penyakit kanker, kelainan darah, imunokompromais/defisiensi imun, dan penerima produk darah/transfusi ;
15. Menderita penyakit Diabetes Melitus ;
16. Menderita HIV ;
17. Memiliki penyakit paru (asma, PPOK, TBC) ;

Tetapi bagi penderita penyakit diabetes melitus, HIV, atau yang memiliki penyakit paru (asma, PPOK, TBC) dalam kondisi tertentu dapat menerima vaksin covid – 19 sehingga dapat melakukan konfirmasi dengan petugas medis. (Red)

Check Also

PERJUANGAN MUSISI ARUL UNTUK HARI PAHLAWAN

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Pada masa perang dijaman dahulu yang telah