Kamis, 2 Desember 2021, 23:26
Home / JAKARTA / INI PERHATIAN KEMEN PPPA PADA PEREMPUAN DAN ANAK YANG TERIMBAS COVID DIDUKUNG DPR RI KOMISI VIII
Menteri Bintang Puspayoga.

INI PERHATIAN KEMEN PPPA PADA PEREMPUAN DAN ANAK YANG TERIMBAS COVID DIDUKUNG DPR RI KOMISI VIII

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Dalam rangka membahas dampak Covid – 19 terhadap program Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) dan isu – isu aktual serta solusinya Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga melakukan rapat kerja secara virtual dengan Komisi VIII DPR RI Kamis (09/04/2020).

Pada rapat virtual ini Ketua Komisi VIII DPR RI, Yandri Susanto selaku pimpinan rapat mengatakan, “perempuan dan anak harus dijaga dan dipelihara keberlangsungan hidupnya. Terutama anak – anak sebagai generasi penerus bangsa. Tanggung jawab kita dalam hal ini tidak boleh kendor dalam memastikan dan melakukan upaya pencegahan penyebaran Covid – 19 bagi perempuan dan anak,” ujarnya.

Sementara Menteri PPPA Bintang Puspayoga menyampaikan kepada Ketua Komisi VIII DPR RI, “dalam situasi pandemi Covid – 19 ini risiko kekerasan berbasis gender (KGB) meningkat dipicu oleh tingkat stres akibat kondisi ekonomi dan beban ganda. Risiko keterpaparan juga tinggi pada pekerja perempuan di sektor pelayanan langsung, tenaga medis, perempuan miskin, lansia, dan disabilitas, serta pekerja migran Indonesia,” terangnya.

Menteri Bintang menambahkan tantangan perempuan dari segi ekonomi banyak mengalami PHK dan dirumahkan termasuk kewirausahaan ultra – mikro juga terancam akibat minimnya distributor, “sedangkan, dari sisi anak terdapat risiko keterpisahan anak dari pengasuhan inti karena pengasuh inti atau anak tertular Covid – 19. Sarana dan prasarana belajar di rumah yang kurang mumpuni juga membuat anak terancam tidak mendapatkan pendidikan optimal,” paparnya.

Kemen PPPA berkomitmen memperhatikan perempuan, anak serta kelompok rentan dengan merancang kebijakan dengan memberlakukan kebijakan bekerja dari rumah untuk pegawai, serta refocusing kegiatan dan anggaran untuk penanganan penyebaran Covid – 19 yang berdampak pada perempuan dan anak.

Rapat Virtual antara Menteri PPPA bersama DPR RI Komisi VIII.

Menteri Bintang menjelaskan, “Refocusing kegiatan dan realokasi anggaran sebesar 3,6 Milyar akan diarahkan pada penyediaan materi KIE tentang pencegahan dan penanganan Covid – 19 serta pemenuhan kebutuhan spesifik bagi perempuan dan anak terdampak. Pendampingan dan perlindungan khusus anak korban Covid – 19 serta bekerjasama dengan stakeholder terkait perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi perempuan,” jelasnya.

Kemen PPPA juga mengambil bagian dalam Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan (GT PP) Covid – 19 dengan menggerakkan Dinas PPPA fokus pada aspek pencegahan penyebaran dan penanganan Covid – 19 bagi perempuan dan anak termasuk membuat program gerakan bersama jaga keluarga kita atau Gerakan #Berjarak.

Komisi VIII mendukung kebijakan Menteri PPPA untuk melakukan recofusing kegiatan dan anggaran, mendorong Kemen PPPA memperoleh data terpilah kelompok rentan terkait kasus Covid – 19, meningkatkan koordinasi dan sinergi dengan stakeholders serta Memberikan rekomendasi kepada GT PP Covid – 19 untuk membuat crisis center dan protokol perlindungan ibu dan anak. (Red)

Check Also

PERJUANGAN MUSISI ARUL UNTUK HARI PAHLAWAN

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Pada masa perang dijaman dahulu yang telah