Sabtu, 8 Agustus 2020, 16:16
Home / NEWS / BERI KERINGANAN DIMASA CORONA DISKON PAJAK KENDARAAN BERMOTOR JATIM DIPERPANJANG HINGGA 31 AGUSTUS
Gubernur Khofifah.

BERI KERINGANAN DIMASA CORONA DISKON PAJAK KENDARAAN BERMOTOR JATIM DIPERPANJANG HINGGA 31 AGUSTUS

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Guna meringankan beban masyarakat Jatim di tengah situasi pandemi ini Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberi kabar gembira dengan memperpanjang kebijakan pembebasan denda keterlambatan pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Hal ini semula telah ditetapkan sejak 2 April 2020 lalu hingga 31 Juli 2020 dan sekarang terus diperpanjang hingga 31 Agustus 2020 dengan memberikan diskon kepada pemilik kendaraan pribadi dan badan usaha termasuk membebaskan sanksi administratif Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Dengan stimulus perpanjangan batas waktu yang tertuang dalam Keputusan Gubernur Jatim Nomor 188/334/KPTS/013/2020 tentang Pemberian Insentif Pajak Daerah Bagi Masyarakat Jatim diharapkan dapat menggairahkan wajib pajak dalam memenuhi kewajibannya.

Didukung refrensi keputusan Pemerintah pusat yang memberikan perpanjangan insentif pajak hingga Desember 2020 tertuang dalam Permen Keuangan Nomor 86 tahun 2020 tentang Insentif Pajak bagi Wajib Pajak terdampak Pandemi Covid – 19, “semoga kebijakan ini bisa dimanfaatkan sebaik – baiknya dan membawa banyak manfaat bagi masyarakat,” ungkap Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Kamis (30/07/2020).

Diskon yang diberikan sebesar 15 persen dari biaya pokok pajak kendaraan bermotor roda dua dan tiga dan untuk kendaraan roda empat atau lebih mendapat diskon sebesar lima persen dari biaya pokok pajak berlaku bagi plat dasar hitam dan kuning milim perorangan atau badan tetapi kebijakan tidak berlaku untuk kendaraan plat merah.

Berdasarkan evaluasi selama tiga bulan antusiasme masyarakat cukup tinggi terakhir jumlah wajib pajak yang memanfaatkan mencapai 1.956.254 dengan rinci untuk roda 2 dan 3 dimanfaatkan oleh 1.673.670 wajib pajak serta roda 4 atau lebih dan alat berat dimanfaatkan 282.584 sehingga penerimaan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jatim mencapai Rp 814 miliar dengan diskon yang diberikan sebesar Rp 70,4 miliar.

Diperpanjangnya kebijakan ini besaran diskon yang diberikan mencapai Rp 110,8 miliar dengan target penerimaan PKB sebesar Rp 1,26 triliun “kita berharap dengan pemberian insentif ini pemulihan ekonomi di Jatim dapat dilakukan percepatan. Di samping prioritas kita dalam menangani kesehatan menghadapi Covid – 19 tetap diutamakan,” imbuh Khofifah.

Apresiasi diberikan pada kinerja Bapenda Jatim dalam merealisasikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) semester pertama tahun 2020 sebab capaian PAD Jatim per 27 Juli telah terealisasi 72,26 persen dari target 10,3 triliun “Bapenda sudah bekerja keras hingga mampu merealisasikan PAD sebesar Rp 7,44 triliun dari delapan sektor pajak yang dikelola Pemprov Jatim. Ini energi yang luar biasa bagi keberlanjutan pembangunan di Jatim,” pungkas Khofifah. (Red)

Check Also

DITENGAH KONDISI COVID REALISASI INVESTASI JATIM MASIH DIURUTAN KEDUA TEMBUS 51 TRILIUN

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Kinerja realisasi investasi Jawa Timur semester I Tahun