Senin, 25 Januari 2021, 10:26
Home / JAKARTA / UNGKAP SATGAS COVID TENTANG PROTOKOL KESEHATAN PADA PILKADA 2020
Logo KPU

UNGKAP SATGAS COVID TENTANG PROTOKOL KESEHATAN PADA PILKADA 2020

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Pelaksanaan Pilkada Serentak di beberapa wilayah di Indonesia dapat dikatakan sukses termasuk penerapan protokol kesehatan ditengah kondisi pandemi covid – 19 sekalipun dikatakan sangat baik oleh Satuan Tugas (Satgas) Penanganan covid – 19, Kamis (10/12/2020).

Dari hasil Monitoring Kepatuhan Protokol Kesehatan Saat Pelaksanaan Pilkada sejak pukul 06 : 45 WIB Rabu(09/12) lalu diketahui tingkat kepatuhan protokol kesehatan di daerah penyelenggara Pilkada Serentak 2020 berada di atas 89 persen hingga 96 persen.

Tetapi walau tingkat kepatuhan tersebut sudah cukup baik, Ketua Satgas Penanganan covid – 19 Doni Monardo tetap meminta kepada seluruh unsur yang terlibat dalam gelaran ini untuk tidak cepat puas karena tahapan pilkada belum berakhir.

Pada kesempatannya Doni menyampaikan, “jangan kita puas. Sekali lagi, tidak boleh puas dulu. Karena tahapan – tahapan tugas untuk pilkada ini belum berakhir,” tegasnya saat lakukan kegiatan Monitoring Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah.

Beberapa kegiatan seperti penghitungan suara masih berpotensi menimbulkan kerumunan, “hari ini saja, untuk kegiatan penghitungan (suara), kemungkinan – kemungkinan terjadinya kerumunan masih tetap ada. Oleh karenanya, jangan lengah, jangan kendur,” pinta Doni.

Jajaran terkait diminta tak segan menegur dan mengingatkan siapapun yang tidak menerapkan protokol kesehatan dengan baik pada penyelenggaraan pilkada ini, “selalu cerewet, selalu nyinyir, selalu mengingatkan,” tegas Kepala BNPB ini.

Wilayah yang terpantau tidak menerapkan protokol kesehatan dengan baik saat pelaksanaan pemungutan suara akan langsung diingatkan, “kami melihat perkembangan dari seluruh Provinsi. Ada Provinsi dengan tingkat kepatuhan yang rendah, tetapi peringatan yang diberikan petugas juga rendah sekali. Lantas kami menghubungi pejabat terkait,” ungkap Doni.

Dengan adanya peringatan penerapan protokol kesehatan di Pilkada Serentak terpantau baik serta terdapat perubahan untuk keamanan dan keselamatan masyarakat, “kita lihat datanya sudah masuk sepuluh besar. Artinya apa, kalau ada pemberitahuan dan segera ditindak lanjuti maka di lapangan pun pasti akan ada perubahan,” terang Doni.

Peringatan sebelum pelanggaran harus dilakukan artinya ada kepedulian mencegah penularan covid – 19 dengan suksesnya Pilkada Serentak 2020 karena kerja keras seluruh pihak menjaga konsistensi dan mengikuti peraturan, “kerja keras dari semua pihak diharapkan tidak kendur, tidak berhenti sampai dengan sekarang. Begitu ada pelanggaran langsung diingatkan. Jangan tunggu terjadinya pelanggaran. Sebelum ada pelanggaran diawali dengan peringatan – peringatan,” pinta Doni.

Kepatuhan pada peraturan KPU akan menentukan keberhasilan pilkada saat pandemi yang telah diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nomor 6 dan 10 Tahun 2020, “apabila SOP yang telah disusun oleh KPU dilakukan dengan baik. Maka semuanya pasti berjalan dengan baik,” tutup Doni. (Red)

Check Also

PPKM DIPERPANJANG BERIKUT ATURAN YANG BERLAKU

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Rapat Terbatas (Ratas) yang dipimpin oleh Presiden