Jumat, 3 Juli 2026, 13:54
Home / KESEHATAN / KETUA UMUM BKOW JATIM GELAR BAKTI SOSIAL PEDULI KUSTA
Ketua Umum Partai PKB Drs.H. Abdul Muhaimin Iskandar, M.Si Saat Memberikan Keterangan Pers Di Aula Garuda Mukti Gedung Rektorat Lt.5 Kampus C Unair Surabaya, Selasa (03/10/2017). Sumber Foto : Endri Soedarto

KETUA UMUM BKOW JATIM GELAR BAKTI SOSIAL PEDULI KUSTA

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Prov. Jatim menggelar kegiatan bakti sosial bagi penderita kusta dan (Orang Yang Pernah Menderita Kusta) atau biasa disebut OYPMK. Kegiatan ini sengaja digelardalam rangka ikut mendukung program JELITA (Gerakan Jawa Timur Eliminasi Kusta) yang telah dicanangkan di Pamekasan pada tanggal 15 Maret 2017 lalu.

Organisasi BKOW sangat erat dengan semangat dan kepedulian sosial terhadap sesama, karenanya kami hadir disini di tengah penderita kusta. Semoga kehadiran kami bisa mengurangi rasa sakit dan penderitaan yang dirasakan, demikian disampaikan Ketua Umum BKOW Prov. Jatim Dra. Hj. Fatma Saifullah Yusuf usai mengunjungi pasien – pasien kusta yang sedang dirawat pada acara Bakti Sosial Peduli Kusta di Rumah Sakit Sumber Glagah, Pacet, Kab. Mojokerto (03/10/2017).

Fatma sapaan akrab Ketum BKOW Jatim menjelaskan, saat ini masyarakat masih memiliki stigma negatif pada penderita kusta atau OYPMK, sehingga banyak mantan penderita kusta yang tidak diterima kembali ke lingkungannnya. Bahkan, bagi OYPMK yang telah membuat usaha seperti berternak atau bertani, masyarakat juga enggan membelinya.

Oleh sebab itu, pengertian dan sosialisasi kepada masyarakat harus terus dilakukan. Mereka ini kebanyakan bekerja sebagai pengemis, karena meski telah punya usaha masyarakat tidak mau membeli. Padahal mereka ini memiliki hak yang sama dengan kita untuk hidup sejahtera, tegasnya.

Ditambahkan, terkait pemberian keahlian bagi para OYPMK, pihaknya akan segera melakukan pendataan tentang pelatihan yang dibutuhkan. Pelatihan tersebut nantinya tentu akan disesuaikan dengan kondisi fisik para OYPMK. Dicontohkan jika ada pelatihan bertanipun tanaman yang ditanam jenis tertentu seperti sawi atau kangkung.

Untuk pemasaran hasilnya sementara harus lewat orang lain, dan belum memungkinkan disampaikan pembuatnya ialah mantan penderita kusta. Saya kasihan pada mantan penderita kusta ini, sebenarnya mereka sudah sehat hanya cacat fisiknya yang menetap. Oleh karena itu pelatih-pelatih handal akan kita turunkan agar mereka lebih eksis dan percaya diri, ungkap Fatma yang juga istri Wagub Jatim.

Fatma berpesan, jika diantara keluarga ada yang menderita kusta jangan menunda-nunda untuk berobat. Apalagi jika ada gejala awal yang akhirnya menimbulkan penyakit kusta seperti bercak putih di kulit. Selain itu, masyarakat khususnya warga Sumber Glagah harus membiasakan hidup sehat, dan tidak pernah lupa berolahraga. Sedangkan anak – anaknya juga dibiasakan untuk gemar makan ikan dan banyak makan sayur dan buah. Dengan makan makanan sehat, setidaknya anak – anak akan memiliki kekebalan tubuh dan kesehatan yang baik.

Jangan pernah malu dengan penyakit kusta karena sekarang sudah ada obatnya. Daripada terlambat nantinya akan menggerogoti tubuh kita, imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Fatma juga menyampaikan apresiasi kepada para dokter dan seluruh tenaga di RS Sumber Glagah yang telah memberikan pelayanan sangat pada penderita kusta. Selain itu, di RS ini telah tersedia lingkungan yang sangat kondusif bagi OYPMK dan masyarakat. Ia berharap keharmonisan yang tercipta senantiasa dipertahankan dengan hidup rukun, guyup, asah, asih, dan asuh.

Fatma berharap, melalui kegiatan ini bisa meningkatkan gerakan peduli sesama demi kemanusiaan, membantu mereka yang memiliki keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan asasinya. Oleh sebab itu, dirinya mengajak semua orang agar bisa menciptakan kebahagiaan untuk orang lain. Mari kita berkomitmen sesuai ajaran agama bahwa sebaik – baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain, pungkasnya. (Endri Soedarto/Halu)

Check Also

AJAK KOMPAK ORANG TUA SISWA PETRA 5 ADAKAN FUN RUN

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Student Learning Outcomes atau Disingkat SLO