WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Sempat ditutup selama 5 bulan terakhir, lantaran dikeluhkan warga karena menimbulkan bau tak sedap, Pabrik pengolahan oli bekas milik PT. Berdikari Jaya Bersama (BJB) di kota Probolinggo Jawa Timur, kini beroperasi kembali.
Informasi itu, seperti yang disampaikan pemilik pabrik PT BJB, Yuwie Santoso. Menurutnya, pihaknya telah menggandeng laboratorium bersertifikasi penguji. Untuk urusan limbah pembuangan, ia mengatakan telah dibereskan.
“Perbaikan sudah kami lakukan, utamanya untuk perbaikan lubang rawan bocor, begitu juga pada pipa yang harus diperbarui,” jelasnya Rabu (10/01/2018).
Lebih lanjut Yuwie menjelaskan, usai melakukan perbaikan di semua lini, pihaknya langsung mengajukan pencabutan clearence. Hasilnya, surat keterangan Pemenuhan Kewajiban Sanksi Administratif didapat dari Dirjen Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
“Tertanggal 14 Desember 2017 lalu. Dalam surat itu disebutkan, hasil pengawasan penataan pelaksanaan sanksi administratif, kami telah memenuhi seluruh kewajiban dalam keputusan dimaksud,” paparnya.
Diketahui sebelumnya, pabrik yang terletak di kelurahan Kedungasem, kecamatan Wonoasih kota Probolinggo itu, sempat digugat warga, lantaran setiap beroperasi ada bau tak sedap yang ditimbulkan oleh pabrik.
Warga lantas melayangkan protes, hingga akhirnya tim inspeksi dari Kementerian Lingkungan Hidup datang dan mengecek langsung ke lokasi. Setelah didatangi pihak Kementerian, Manajemen pabrik melakukan perbaikan 21 item yang menjadi point utama perbaikan. Salah satunya, perbaikan cerobong emisi. (Zulkiflie/Halu)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.