Kamis, 4 Juni 2026, 10:07
Home / NEWS / BBPJN VIII KEMENTRIAN PUPR AKAN PASANG STRAUSS PILE DI KM 16 TRENGGALEK PONOROGO
Lokasi Kilometer 16 Yang Akan Dipasang Pondasi Strauss Pile Dan Tembok Pengaman.

BBPJN VIII KEMENTRIAN PUPR AKAN PASANG STRAUSS PILE DI KM 16 TRENGGALEK PONOROGO

WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. Terus menerus terjadi longsor di kilometer 16, jalur utama Trenggalek – Ponorogo akan dipasang pondasi strauss pile. Pondasi strauss pile merupakan pondasi tiang berbentuk bulat yang dalam cara pembuatannya tanah dilubangi menggunakan bor manual sampai kedalaman tertentu dan selanjutnya dimasukkan besi tulangan yang telah di install serta dilalukan pengecoran.

Seperti yang diketahui, longsor yang terjadi di Desa Nglinggis Kecamatan Tugu Kecamatan Trenggalek ini menjadi perhatian khusus Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN)  VIII Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Guna mengantisipasi adanya longsor dilokasi tersebut, Kementrian PUPR segera akan memasang pondasi strauss pile.

Dikonfirmasi terkait pemasangan strauss pile ini, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) ruas Trenggalek, Ponorogo dan Pacitan BBPJN VIII Jawa Timur mengungkapkan bahwa struktur lapisan tanah di kilometer 16 Jalur Trenggalek Ponorogo berupa pasir dan bebatuan.

“Mengingat struktur lapisan tanah di kilometer 16 ruas jalur Trenggalek – Ponorogo ini terdiri dari pasir dan bebatuan, sehingga lokasi ini mudah sekali longsor saat terkena air,” ungkap Ramlan, Jumat (07/09/2018).

Masih terang Ramlan, oleh karena itu guna mengantisipasi adanya longsor di kawasan ini, selain akan dipasang pondasi strauss pile juga akan dipasang tembok pengaman dengan  ketinggian 7 meter.

Rencana pemasangan pengaman tebing dilakukan dengan tujuan agar saat terjadi pergeseran tanah longsor, material longsor tidak langsung menimbun badan jalan. Sehingga material longsor tersebut itu bisa tertahan oleh tembok pengaman.

Terpisah, Bupati Trenggalek Emil Elistianto Dardak mengatakan bahwa pada proses pemasangan pondasi strauss pile ini akan ditancapkan hingga mencapai titik keras dibawah. “Pemasangan pondasi strauss pile ini akan ditancapkan hingga titik keras dibawah lapisan tanah. Selama proses pengerjaannya nanti, kita akan terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak agar prosesnya bisa terlaksana dengan maksimal,” terang Emil.

Perlu diketahui bahwa pemasangan tembok pengaman maupun pondasi strauss pile ini tidak hanya dilakukan di kilometer 16 saja, melainkan juga akan dipasang di kilometer 17 dan 18 serta di 1 titik di kawasan wilayah Ponorogo.

Dengan  begitu, diharapkan bencana tanah longsor di kawasan ini tepatnya di jalur utama Trenggalek Ponorogo bisa diminimalisir dan tidak membahayakan bagi para pengguna jalan. (Mil)

Check Also

USAI DIBENTUK INI KEGIATAN PERTAMA PENGURUS PP IWO

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Jajaran Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (PP IWO) yang terbentuk beberapa waktu …