WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Direktorat Reserse dan Kriminal Kepolisian Daerah Jawa Timur menggelar hasil kerja mereka dalam menekan kasus premanisme di wilayah Jawa Timur.
Kadiv Humas Polda Jawa Timur, Kombespol Frans Barung Mangera mengatakan, rekapitulasi didapat dari seluruh polres di wilayah Jawa Timur mulai Januari sampai 19 Juni 2017.

Dari jumlah total 1070 kasus, kejahatan penganiayaan menempati urutan paling tinggi, yaitu 769 kasus. Sedangkan pengeroyokan menempati urutan ke dua dengan jumlah 206 kasus.
“Selanjutnya kasus pemerasan berjumlah 68 kasus dan pengancaman 27 kasus,” ungkap Frans di halaman depan Mapolda Jawa Timur, Senin (19/06/2017) sore.
Frans juga menjelaskan, kejahatan premanisme tertinggi terjadi di wilayah hukum Polres Jember dengan jumlah 153 kasus. Kemudian disusul wilayah hukum Polres Malang dengan jumlah 107 kasus. Peringkat ketiga terjadi di wilayah hukum Polres Sidoarjo dengan 70 kasus.
Sedangkan Polrestabes Surabaya tercatat mengungkap 43 kasus premanisme dan Polda Jawa Timur mengungkap 14 kasus premanisme. (Anggun)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.