Rabu, 3 Juni 2026, 12:21
Home / NEWS / POLITIK / PILKADA WACTH PROTES KERAS LARANGAN VIDIOKAN HASIL PENGHITUNGAN SUARA

PILKADA WACTH PROTES KERAS LARANGAN VIDIOKAN HASIL PENGHITUNGAN SUARA

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Pemungutan suara pemilihan kepala daerah serentak 2017 di Indonesia, Rabu (15/02/2017), sudah selesai, namun masih menyisakan banyak masalah di masyarakat.

Salah satunya, larangan untuk videokan hasil penghitungan suara di tempat pemungutan suara (TPS) pada pemilihan kepala daerah serentak 2017, mendapat protes keras dari lembaga pemantau pilkada yakni Pilkada Wacth.

Wahyu Permana, Direktur Eksekutif Pilkada Watch Jakarta yang dihubungi melalui jaringan telepon selulernya mengatakan, larangan itu merupakan sebuah bentuk pelanggaran dan intimidasi dan sekaligus melanggar hak – hak warga negara untuk mendapatkan informasi yang berkualitas, jujur dan benar.

Itu sebabnya, Pilkada Wacth meminta pemerintah agar tampil sebagai wasit yang adil dan tidak berpihak kepada siapa pun, pasangan calon kepala daerah. Aparat keamanan tugasnya adalah menjaga keamanan ketertiban, bukan melarang partisipasi dan keterlibatan warga masyarakat dalam pengawasan Pilkada.

Selain itu, kata Wahyu, Pilkada Wacth, juga meminta perlunya penegakkan hukum pilkada yang tegas dan bermartabat tanpa pandang bulu serta etika dan moral penyelenggara agar tetap independen menjalankan tugasnya.

Dijadwalkan Kamis (16/02/2017), Sekretaris Eksekutif Pilkada Wacth, Hasdin Mondika, akan hadir sebagai nara sumber pada acara Benang Merah live di TV One untuk mengungkap berbagai kasus yang terjadi dalam Pilkada serentak 2017 di tanah air.

Hasil hitung cepat, Pilkada DKI Jakarta dipastikan akan berlangsung dua putaran. Dimana Pasangan Basuki Tjahaja Purnama – Djarot Saiful Hidayat menempati perolehan suara terbanyak, menyusul Anies Baswedan – Sandiaga Salahudin Uno dan terakhir pasangan Agus Yudhoyono – Sylviana Murni.

Karena tidak ada satu pasangan calon yang mencapai suara 50 persen ditambah satu, maka Pilkada DKI Jakarta akan berlangsung dua putaran. Pada putara kedua nanti, pasangan Ahok – Djarot dan pasangan Anies – Sandi kembali bertarung memperebutkan kursi Gubernur DKI Jakarta. (Haludin Ma’waledha/Dir)

Check Also

INI PASLON PILKADA SERENTAK YANG DIUSUNG PDIP DI SURABAYA SIAPA YA CALONNYA

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Pilkada serentak segera dilaksanakan pada bulan