Minggu, 19 April 2026, 1:25
Home / MUNA BARAT / KOMISI III LAKUKAN KUNKER, PLN BAKAL TAMBAH KAPASITAS 5 MW
Komisi III Saat Kunker Ke PLN Persero Wilayah Sulselrabar.

KOMISI III LAKUKAN KUNKER, PLN BAKAL TAMBAH KAPASITAS 5 MW

WAGATABERITA.COM – LAWORO. Dikarenakan sebagian besar Masyarakat Muna Barat banyak yang belum menikmati Listrik, Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupetan Muna Barat, melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero, Wilayah Sulawesi Selatan Tenggara Barat (SULSELRABAR), pada (12/04).

Dalam Kunkernya, Komisi III melakukan pertemuan dengan Manager Transmisi dan Distribusi PLN Wilayah SULSELRABAR, menagih Komitmen PLN terkait Peraturan Menteri ESDM RI Nomor 8 Tahun 2016, tentang Tingkatan Mutu pelayanan dan Biaya penyaluran tenaga Listrik, yang mulai diberlakukan pada 1 Januari 2017 itu.

Hal tersebut di katakan oleh Wakil Ketua Komisi III, Zahrir Baitul, ketika pertemuannya dengan pihak PT PLN Persero Wilayah SULSELRABAR. Menurutnya, Pertemuan tersebut lebih detile mengatur tentang hak – hak dasar yang harus di dapatkan konsumen dan apa yang menjadi kewajiban PLN, terkait standar mutu dan Pelayanan.

Wakil Ketua Komisi III itu lebih detile menjelaskan hasil pertemuan mereka dengan Pihak PLN SULSELBAR, bahwa pihak PLN akan menambahkan kapasitas pembangkit pada PLN Raha dengan Kapasitas 5 Mega Watt (MW). Dan pihak PLN berjanji akan merealisasikan pada tahun 2017. Jika hal itu terlaksana, maka di beberapa wilayah yang belum mendapatkan pemanfaatan tenaga Listrik yang instalasi Listriknya telah di bangun sebelumnya, akan di fungsikan tahun ini juga (2017, red).

Ditambahkan Zahrir, hasil dari pertemuan itu, PLN Juga berkomitmen membangun jaringan Instalasi di beberapa Desa di Kecamatan Wadaga dan Tiworo Selatan. “Kami Juga meminta kepada pihak PT PLN Persero, untuk membangun jaringan Instalasi di 13 Desa yang tersebar di beberapa pulau di Selat Tiworo. Alhamdulillah Pihak PLN, menjadikan program utama mereka di tahun 2018 mendatang,” terang Zahrir Politisi PAN itu pada (17/04/2017), seraya mengatakan pihaknya melakukan Kunker, Untuk Kepentingan Masyarakat.

Lebih lanjut dikatakan Wakil Ketua Komisi III dari Fraksi PAN itu, bahwa Komisi III banyak memberikan gambaran terkait pasokan listrik yang sangat di butuhkan oleh daerah, di karenakan semakin meningkatnya populasi penduduk dan aktivitas perekonomian masyarakat. Apalagi dengan berfungsinya Bandar Udara Sugimanuru di Muna Barat, adanya Rumah Sakit Modern di Raha, semua itu menggunakan pasokan listrik yang dayanya sangat besar.

Melihat hal itu, begitu sangat dibutuhkannya pasokan listrik di Wilayah daratan Muna yakni Muna Barat, Muna dan Buton Tengah, Komisi III pun meminta agar PT PLN Persero Wilayah SULSELBAR dapat membangun pusat pembangkit Listrik secara terpisah agar bisa mengurangi ketergantungan dari PLN Baubau dalam melayani kebutuhan listrik masyarakat.

Terkait sering terjadinya pemadaman, Manager Bisan Transmisi dan Distributor PT PLN Persero Wilayah SULSELBAR, Defira Anis menjelaskan bahwa itu semua di karenakan terjadinya deficit 2,3 MW pada PLN Rayon Raha, serta terjadinya kerusakan Instalasi pada PLTU Baruta yang merupakan salah satu jaringan penunjang pendistribusian aliran Listrik di Wilayah Baubau, Muna Barat dan Muna.

Dengan hal itu, PLN SULSELBAR pun berkomitmen akan membangun jaringan listrik pada seluruh Desa di Sultra. Sementara saat ini pihaknya sedang membangun Grand Desain Konektivitas Instalasi Listrik yang terintegrasi di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat dan Tenggara. Pola yang diterapkannya itu seperti yang dilakukan oleh pihak PLN di wilayah Pulau Jawa dan Sumatera. (Zainal Arifin Suyoto/Halu).

Check Also

USAI DIBENTUK INI KEGIATAN PERTAMA PENGURUS PP IWO

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Jajaran Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (PP IWO) yang terbentuk beberapa waktu …