WAGATABERITA.COM, SURABAYA. Kekerasan yang dilakukan pihak keamanan Israel yang telah menewaskan tiga orang di Kompleks Masjid Al – Aqsa mendapat kecaman dari Gerakan Pemuda (GP) Ansor Surabaya.
Kerusuhan yang terjadi di Kompleks Masjid Al – Aqsa pada Jumat (21/07), membuat Ketua GP Ansor Kota Surabaya M Faridz Afif marah. Dia mengecam tindakan kekerasan itu.
“Kami mengecam tindakan kekerasan pihak keamanan Isreal yang telah menyebabkan tiga orang jamaah tewas dan lebih dari 100 luka – luka di Kompleks Masjid Al – Aqsa,” ujar Gus Afif, panggilan akrab Ketua GP Ansor Surabaya ini.
GP Ansor Surabaya dengan tegas menolak segala bentuk aksi kekerasan dan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM), termasuk pembunuhan terhadap jamaah yang berupaya menjalankan haknya untuk melakukan ibadah di Masjid Al – Aqsa. “Ini merupakan tindakan keji,” tegasnya.
GP Ansor Surabaya mendesak Pemerintah Indonesia meminta Dewan Keamanan PBB untuk mengusut tuntas tindak kekerasan terorisme di wilayah Al’ Quds.
“Organisasi Kerja sama Islam (OKI) juga perlu dilibatkan agar dapat segera melakukan pertemuan darurat membahas situasi di kompleks Al – Aqsa.”
Selain itu, GP Ansor Kota Surabaya menyampaikan duka cita yang mendalam kepada korban dan keluarga korban, serta mendoakan agar para korban luka dapat segera pulih kembali. “Kami mengimbau seluruh kader Ansor Surabaya untuk berdoa demi keselamatan umat Islam di Palestina,” katanya.
GP Ansor Kota Surabaya mengajak semua pihak untuk menahan diri agar situasi tidak memburuk. (Syamsul Arifin/Halu)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.