Selasa, 23 Oktober 2018, 8:33
Home / NEWS / POLITIK / KEBAKARAN DI LOKASI TUGU EKS MTQ KENDARI DISINYALIR ADA UNSUR POLITIK

KEBAKARAN DI LOKASI TUGU EKS MTQ KENDARI DISINYALIR ADA UNSUR POLITIK

WAGATABERITA.COM – MUNA. Kebakaran yang menghanguskan dua unit warung bekas stand pameran di area Tugu Persatuan eks MTQ Kendari disinyalir sengaja di bakar oleh oknum – oknum yang tidak bertanggung jawab. “Saya menduga ada unsur politiknya. Sebab, peristiwa itu terjari sehari setelah deklarasi PAMAN (Pemuda Ali Mazi – Lukman),” kata Sahrul, juru bicara sahabat Abdul Rahman Farisi (ARF) For AMAN, Selasa, 13 Februari 2018.

Apalagi deklarasi tersebut menyangkut sikap politik Radhan, putra Gubernur Sultra Nur Alam yang mendukung AMAN. Maka kuat dugaan bahwa kebaran di Tugu Religi di Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Minggu 11 Februari 2018 sekira pukul 16 : 15 WITA, dari ulah manusia yang diduga bersebrangan dengan sikap politik Radhan. Selain itu, Sahrul menjelaskan bahwa tugu MTQ juga menjadi simbol pembangunan Ali Mazi saat menjabat sebagai Gubernur Sultra 2003 – 2008 lalu. “Ada yang ganjil dengan kebakaran itu, kalau dari hubungan arus pendek listrik pasti ketahuan dari mana sumbernya begitu juga dengan ledakan kompor gas, pasti kedengaran. Tapi kan semua itu tidak ada,” ujar Sahrul yang juga Ketua Sahabat AMAN Sultra ini.

Sahrul meminta kepada pihak kepolisian untuk menyelidiki penyebab kebakaran yang menghanguskan lapak pedagang kaki lima tersebut. Jika peristiwa ini benar – benar mengandung unsur politik maka polisi yang memiliki kewenangan untuk mengungkap dan menyelidiki siapa pelakunya. Seharusnya pihak pendukung atau tim calon sebelah lebih elok menunjukan kinerja merebut simpatik rakyat ketimbang melakukan hal – hal yang merugikan publik serta melawan hukum. “Kan bisa lihat, Ali Mazi dan Lukman selalu menjadi sasaran fitnah oleh tim calon sebelah,” ketus Sahrul.

Selain itu, tim calon lain yang kerap melancarkan fitnah dan serangan terhadap pasangan dengan akronim AMAN ini juga menyoal tugu religius MTQ yang dibangun saat Ali Mazi menjadi Gubernur. Bahkan ada salah satu calon yang mengatakan bahwa tugu religi MTQ adalah tugu yang sangat aneh. Bahkan pasngan calon Gubernur dengan akronim SURGA tersebut menilai bahwa masih ada beberapa pembangunan yang sia – sia dan tidak tepat feed back nya ke masyarakat beberapa tahun belakangan di Sultra. Menurut Hugua, Esensi dalam membangun infrastruktur adalah sedapat mungkin bangunan yang kita bangun, hasilnya bisa dinikmati oleh masyarakat.

“Jangan kita bangun tugu yang aneh – aneh, bangunannya tidak dinikmati orang – orang. Bangun itu pasar rakyat” ujar Hugua dalam sambutannya.

Namun menurut Sahrul, pernyataan Hugua tersebut tidak lebih dari sekedar lelucon yang tidak seharusnya diucapkan oleh seorang yang kini ikut dalam kontestasi pilgub. Pernyataan yang menganggap tugu MTQ yang aneh dan tidak dinikmati masyarakat adalah anggapan yang bertolak belakang dengan fakta. Tugu MTQ selain menjadi pusat sarana bermain juga menjadi area bagi para masyarakat yang mencari nafkah di situ. “Saya pikir masih banyak lagi manfaat lainnya di sekitar tugu MTQ. Saya harap kepada pasangan baik Asrun maupun Hugua jangan lagi mengeluarkan pernyataan yang cenderung provokatif,” ujar mantan jurnalis TEMPO ini.

Makanya dugaan kebakaran di area tugu MTQ tersebut disinyalir ada unsur politiknya karena ada dasar kecurigaan yaitu pernyataan membangun tugu yang “aneh – aneh”. Dan pernyataan tersebut menurut Sahrul, sangat provokatif. Sahrul menghimbau dan meminta kepada seluruh masyarakat Sultra untuk tidak terprovokasi dengan keadaan tertentu. Seharusnya lanjut dia, momentum pilgub ini menjadi ajang bagi rakyat untuk menentukan nasibnya lima tahun ke depan. “Makanya pilihlah pemimpin yang baik, yang pro terhadap kepentingan rakyat. Jangan pilih pemimpin yang hanya memikirkan nasib keluarganya saja. Kan sekarang ini kita tau siapa calon Gubernur seperti itu, anak Walikota, ibu kepala dinas, paman dan sepupu lainya juga pegang jabatan,” tutup Sahrul mantan aktivis Makassar ini. (Zainal Arifin Suyoto/Halu)

Check Also

BUPATI EMIL HADIRI SOSIALISASI TAHAPAN PEMILU 2019

WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. Bupati Trenggalek Emil Elistianto Dardak menghadiri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *