Minggu, 22 September 2019, 7:31
Home / JAKARTA / HADIRI KEGIATAN PENINGKATAN KAPASITAS PEREMPUAN MENTERI YOHANA BERI TIGA ARAHAN
Menteri Yohana saat memberikan sambutan pada kegiatan Peningkatan Kapasitas Perempuan.

HADIRI KEGIATAN PENINGKATAN KAPASITAS PEREMPUAN MENTERI YOHANA BERI TIGA ARAHAN

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Menteri Yohana hadiri kegiatan Peningkatan Kapasitas Perempuan Anggota DPR, DPD dan DPRD RI Hasil Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 tentang Program PPPA yang diselenggarakan di Jakarta pada 2 – 4 September 2019 di Jakarta.

Pada kesempatan ini Menteri Yohana berpesan, “Kepada para anggota perempuan DPR, DPD, dan DPRD RI hasil Pemilu 2019, saya, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) memiliki pesan terkait 3 indikator yang harus dilaksanakan. Pertama, Pengarusutamaan Gender (PUG) dimasukkan dalam semua program kerja dan segala lini pembangunan negara. Kedua, program dilakukan secara keberlanjutan dan terus menerus. Ketiga, Good Governane. Para legislator perempuan harus bebas korupsi. Jagalah harga diri dan nama baik kaum perempuan,” tegasnya Senin (02/09).

Demi meningkatkan gairah dan semangat kaum perempuan untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan dan memasuki dunia politik Kemen PPPA telah mengeluarkan Peraturan Menteri PPPA Nomor 10 Tahun 2015 tentang Grand Design Peningkatan Keterwakilan Perempuan di DPR, DPD, dan DPRD pada Pemilu Tahun 2019.

Berbagai langkah operasional juga dilaksanakan, Pertama, pelatihan bagi fasilitator politik perempuan di 34 provinsi. Kedua, pelatihan kepemimpinan perempuan potensial bakal calon kepala daerah. Ketiga, pendidikan politik kebangsaan perspektif gender. Keempat, bekerjasama dengan Kementerian Pertahanan dalam melaksanakan pelatihan perempuan bela negara. Kelima, pelatihan kepemimpinan perempuan perdesaan. Keenam, penguatan kapasitas perempuan calon legislatif pusat dan daerah.

Ketua Presidium Kaukus Perempuan Parlemen RI sekaligus Anggota DPD RI terpilih periode 2019 – 2024 , Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas mengatakan, “Kualitas legislator perempuan juga menjadi penting, utamanya dalam menghasilkan kebijakan yang responsif gender. Para legislator perempuan terpilih juga harus berani tampil, bersuara dan berpendapat, serta punya inisiatif untuk mengambil peran substantif, dan percaya diri menjadi ketua alat kelengkapan di lembaganya masing – masing. Manfaatkan perjuangan istimewa ini untuk saling menguatkan legislator perempuan, karena dengan bersatu seluruh anggota parlemen perempuan bisa unggul dan maju,” ujar GKR Hemas.

Menteri Yohana saat melakukan pembukaan kegiatan Peningkatan Kapasitas Perempuan Anggota DPR, DPD dan DPRD RI Hasil Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 tentang Program PPPA.

Kurangnya angka keterwakilan perempuan di DPR RI dari 30% kata Ali Taher Ketua Komisi VIII DPR RI periode 2014 – 2019 karena kaum perempuan ketika Pemilu lebih memilih laki – laki ketimbang kaumnya sendiri. Oleh karenanya, kita harus melakukan sosialisasi dan mengubah persepsi masyarakat, utamanya kaum perempuan bahwa kaum perempuan itu sendirilah yang bisa memperjuangkan hak – hak kaumnya, baik pengakuan, jaminan, perlindungan dan kepastian hukum agar perempuan berdiri tegak bersama – sama dengan kaum laki – laki.

Pada siaran persnya Selasa (03/09/2019), Menteri Yohana mengatakan, “Dengan peran perempuan di parlemen, maka dapat memacu peningkatan kesejahteraan masyarakat berkeadilan gender yang inklusif, serta membangun kemajuan peradaban yang lebih sejahtera, adil, demokratis. Bersama Perempuan Menang,” tutupnya. (Red)

Check Also

KEBAKARAN DI LOKASI INI BUAT PMK HARUS DATANG DUA KALI PADAMKAN API

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Kebakaran terjadi pada sebuah kedai makan Jl. Medokan Ayu Rungkut Surabaya pagi …