Senin, 25 Januari 2021, 10:51
Home / JAKARTA / ANDA AKAN TERIMA VAKSIN COVID BILA TERIMA SMS BLAST DARI KEMENKES
Ilustrasi covid.

ANDA AKAN TERIMA VAKSIN COVID BILA TERIMA SMS BLAST DARI KEMENKES

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Vaksin covid – 19 tahap pertama segera dilakukan di awal tahun 2021 ini dimana Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah mengirimkan Short Message Service (SMS) blast secara serentak kepada seluruh penerima vaksin yang telah terdaftar pada tahap pertama, terhitung mulai Kamis (31/12).

Dalam hal ini Menteri Gunadi Sadikin pada tanggal 28 Desember 2020 memutuskan mengeluarkan aturan Keputusan Menteri Kesehatan RI (KMK) Nomor HK.01.07/MENKES/12757/2020 tentang Penetapan Sasaran Pelaksanaan Vaksinasi Corona Virus Disease 2019 (covid – 19).

Pelaksanaan vaksinasi covid – 19 informasi pemberitahuannya dalam aturan KMK akan dilakukan pemberitahuan via SMS Blast dimana sasaran penerima SMS adalah mereka yang namanya telah terdaftar dalam Sistem Informasi Satu Data Vaksinasi Corona Virus Disease 2019 (covid -19).

Vaksinasi sendiri akan dilaksanakan setelah Emergency Use Authorization (EUA) dikeluarkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sehingga pelaksanaannya akan dilakukan bertahap dan menerapkan prinsip kehati – hatian.

Diketahui kelompok prioritas penerima vaksin pertama dilakukan pada 1,319 juta tenaga kesehatan serta seluruh penunjang fasilitas pelayanan kesehatan, petugas tracing kasus covid – 19 dan juga 195 ribu petugas pelayan publik esensial sebagai garda terdepan seperti TNI Polri, Satpol PP, petugas pelayan publik transportasi (petugas bandara, pelabuhan, KA, MRT, dan lain – lain) termasuk tokoh masyarakat dan tokoh agama di seluruh Indonesia. Vaksinasi diberikan sebanyak 2 dosis dengan interval 14 hari.

Tetapi pengecualian disampaikan Pemerintah bagi masyarakat yang tidak memenuhi kriteria penerima vaksin covid – 19 sesuai dengan indikasi vaksin yang tersedia, Jumat (01/01/2021). (Red)

Check Also

PPKM DIPERPANJANG BERIKUT ATURAN YANG BERLAKU

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Rapat Terbatas (Ratas) yang dipimpin oleh Presiden