WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Kesal lantaran anaknya tidak lolos seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB, di sekolah yang diinginkan, Sebanyak 7 wali murid di kabupaten Probolinggo Jawa Timur, melurug sebuah sekolah menengah pertama negeri 1 Dringu, Rabu (12/07/2017).
Dengan perasaan penuh emosi, bercampur marah. Para wali murid melakukan protes keras, terhadap para dewan guru, staf sekolah, dan kepala sekolah yang tengah berada di dalam ruang guru sekolah setempat.
Para wali murid menuding, adanya dugaan unsur KKN dalam proses penerimaan peserta didik baru. Pasalnya, beberapa siswa baru yang tidak lolos dalam seleksi, merupakan siswa yang memiliki nilai danem tinggi, dan tergolong berprestasi, dibanding siswa baru yang lolos seleksi.
Padahal, syarat penerimaan peserta didik baru adalah, menggunakan sistem zonasi atau peserta Didik yang terdekat dengan lokasi sekolah, berprestasi mempunyai nilai danem yang mumpuni.
“Saya kesini protes, karena anak saya tidak lolos seleksi PPDB, padahal nilainya tinggi. Yakni 187,5. Dan yang berhasil lolos seleksi Memiliki nilai dibawahnya, saya ingin transparansi” kata Sukardi, wali murid.
Hal yang sama juga diutarakan, wali murid lainnya, Nursijo menyampaikan, saya sangat kecewa atas kebijakan pihak sekolah yang tidak adil. Padahal dari nilai sudah tinggi, dan lokasi Rumah pun juga sama – sama dekat.
Guna meredam amarah para wali murid, petugas dari kepolisian sektor setempat, lantas terjun ke lokasi menengahi masalah tersebut, dengan melakukan mediasi antara wali murid dan pihak sekolah.
Namun demikian, pihak wali murid tetap kecewa dan meminta agar petugas mengusut tuntas, dan menindak tegas sejumlah oknum panitia PPDB yang nakal.
Sementara itu, menyikapi keluhan dan tuntutan sejumlah wali murid yang protes, kepala Cabang Dinas Pendidikan Dringu, Adimas Lutfi Putra menyampaikan, pihaknya akan menampung masalah itu, dan segera melakukan koordinasi, guna mencarikan solusi terbaik nantinya. (Zulkiflie/Dir)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.