Minggu, 20 Oktober 2019, 0:22
Home / MADIUN / KHOFIFAH HARAP KEPOLISIAN USUT TUNTAS MOTIF DAN DALANG PENUSUKAN MENKOPOLHUKAM
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

KHOFIFAH HARAP KEPOLISIAN USUT TUNTAS MOTIF DAN DALANG PENUSUKAN MENKOPOLHUKAM

WAGATABERITA.COM – MADIUN. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menghadiri gelaran Tahlilan Kubro di Madiun, Kamis Malam (10/10).

Mendengar terjadinya penusukan oleh terduga teroris kepada Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan HAM (Menkopolhukam) Wiranto di Pandeglang, Banten Khofifah turut memberi tanggapan atas kejadian tersebut Jumat (11/10/2019).

Menurut Khofifah seharusnya aksi tersebut tidak perlu terjadi jika seluruh anak bangsa mengedepankan sikap tabayyun atas seluruh persoalan dan saling menghormati antara satu dan lainnya.

“Sangat disayangkan apapun alasannya aksi kekerasan seperti itu seharusnya tidak terjadi dan tidak boleh ditolerir. Bukan karena pak Wiranto pejabat, tapi sebagai sesama warga bangsa yang punya kedudukan yang sama di mata hukum,” jelas Khofifah.

Seperti diketahui, Menkopolhukam Wiranto diserang pasangan suami istri yang diduga terafiliasi dengan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Menes usai menghadiri peresmian Gedung Kuliah di Universitas Mathla’ul Anwar di Pandeglang, Banten.

Atas peristiwa ini, Wiranto mengalami dua luka tusuk pada bagian perut dan harus menjalani operasi dan mendapat penanganan dokter RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

Kata Khofifah kejadian tersebut bisa saja terulang di tempat lain tidak hanya di Banten. Oleh karena itu, ia berharap Kepolisian dapat mengusut tuntas dalang dibalik aksi penyerangan tersebut beserta motif yang melatar belakangi kejadian ini.

Khofifah bahkan berencana menjenguk Menkopolhukam Wiranto di Jakarta apabila kondisinya telah memungkinkan.
“InsyaAllah jika kondisi Pak Wiranto sudah makin membaik dan memungkinkan untuk dijenguk kami ingin sowan,” ungkapnya. (Red)

Check Also

TAK MUNGKIN DIPADAMKAN MANUAL.PEMPROV JATIM KERAHKAN WATER BOMING UNTUK PADAMKAN KEBAKARAN

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Menyusul kembali munculnya titik api di kawasan hutan