Jumat, 5 Juni 2020, 9:02
Home / JAKARTA / WALAU PSBB JOKOWI INGIN RODA EKONOMI TETAP BERJALAN ASAL PATUH PADA PROTOKOL KESEHATAN
Preaiden Jokowi.

WALAU PSBB JOKOWI INGIN RODA EKONOMI TETAP BERJALAN ASAL PATUH PADA PROTOKOL KESEHATAN

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Kondisi Pandemi Corona ini sangat diharapkan seluruh dunia untuk segera berakhir termasuk Pemerintah Indonesia yang terus berupaya keras dan berharap puncak pandemi Covid – 19 akan segera menurun.

Tetapi walau menurun menurut para ahli walau turun tidak berarti langsung landai atau langsung nol akan tetapi tetap masih bisa fluktuatif, “ada kemungkinan masih bisa naik lagi atau turun lagi, naik sedikit lagi, dan turun lagi dan seterusnya. Artinya, sampai ditemukannya vaksin yang efektif, kita harus hidup berdamai dengan Covid – 19 untuk beberapa waktu ke depan,” jelas Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, dalam video yang diunggah Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden Kamis, (07/05/2020).

Dalam hal ini kebijakan Pemerintah memilih Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB, bukan karantina wilayah atau lockdown dianggap sudah tepat karena PSBB membatasi kegiatan di tempat umum atau di fasilitas umum dalam bentuk pembatasan jumlah orang dan pengaturan jarak, “artinya, dengan PSBB masyarakat masih bisa beraktivitas, tetapi memang dibatasi. Masyarakat juga harus sadar membatasi diri, tidak boleh berkumpul dalam skala besar,” imbuh Presiden.

Sehingga Presiden menghimbau masyarakat bersabar dan wajib menaati kebijakan PSBB agar segera dapat mengatasi wabah corona, “saya melihat di beberapa daerah dari informasi yang saya terima, jalannya sepi tetapi di kampungnya masih berkerumun ramai, di kampungnya masih banyak yang bergerombol ramai. Padahal interaksi fisik itu harus dikurangi, harus jaga jarak, harus bermasker, harus sering cuci tangan sehabis kegiatan,” himbaunya.

Upaya menghambat penyebaran Covid – 19 wajib kita lakukan tetapi Kepala Negara ingin agar roda perekonomian tetap berjalan, sehingga masyarakat masih bisa beraktivitas secara terbatas, “sekali lagi ingin saya tegaskan, yang utama adalah ikuti dengan disiplin protokol kesehatan. Silakan beraktivitas secara terbatas, tetapi sekali lagi ikuti protokol kesehatan. Semua ini membutuhkan kedisiplinan kita semuanya, kedisiplinan warga, serta peran aparat yang bekerja secara tepat dan terukur,” tandasnya. (Red)

Check Also

TAK ADA YANG KEBAL PADA CORONA GUBERNUR HARAP PASIEN SEMBUH EDUKASI MASYARAKAT AGAR WASPADA

WAGATABERITA.COM – SURABAYA Peningkatan korban positif Covid – 19 tak