Kamis, 3 Desember 2020, 13:30
Home / JAKARTA / PEMERINTAH PASTIKAN VAKSIN COVID AMAN SEBELUM DIBERIKAN PADA MASYARAKAT
Ilustrasi covid.

PEMERINTAH PASTIKAN VAKSIN COVID AMAN SEBELUM DIBERIKAN PADA MASYARAKAT

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Rapat Terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu meminta pengadaan dan pelaksanaan vaksinasi yang akan di lakukan pada masyarakat dalam rangka mengatasi pandemi covid – 19 harus dipastikan keamanan dan keefektifannya.

Masyarakat akan diberikan vaksin yang berasal dari pengembangan di dalam negeri yang bekerja sama dengan negara lain melalui kerja sama multilateral dengan sejumlah pihak mengembangkan Vaksin Merah Putih menggunakan isolat virus yang bertransmisi di Indonesia.

Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Bambang PS Brodjonegoro mengatakan, “saat ini ada 6 institusi yang mengembangkan vaksin covid – 19. Suatu hal yang luar biasa, ini menunjukkan kepedulian para peneliti, dosen untuk mencari solusi covid – 19,” jelasnya.

Enam Institusi itu diantaranya Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia), Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, dan Universitas Airlangga, “kemungkinan yang paling cepat adalah yang dikembangkan Lembaga Eijkman, prosesnya di bulan Oktober ini sedang disiapkan uji pada hewan. Diharapkan dapat selesai dan semoga hasilnya memuaskan pada akhir tahun,” ujarnya.

Langkah berikutnya bibit vaksin yang teruji pada sel hewan akan diserahkan ke Bio Farma yang melakukan produksi skala kecil untuk tahap uji klinis 1, 2, dan 3, “uji klinis perlu dilakukan untuk memastikan bahwa vaksin yang dihasilkan aman. Faktor nomor satu yang harus dipenuhi dalam pembuatan vaksin ini adalah keamanan, dalam pengertian vaksin jangan menimbulkan efek samping atau gangguan kesehatan serius. Jadi intinya kami juga menerapkan kehati – hatian dalam setiap prosesnya,” terang Bambang.

Sebagai cerminan dari sinergi triple helix vaksin dikembangkan atas kerja sama Pemerintah (kementerian/lembaga), perguruan tinggi, dan industri dalam upaya mencegah penularan covid – 19 dengan rasa aman nyaman bagi masyarakat.

Pada tahap uji klinis Bio Farma bertindak sebagai sponsor pelaksana bersama Litbangkes, sementara BPOM sebagai badan regulator yang mengeluarkan izin edar apabila vaksin nantinya telah selesai uji klinis, Kamis (29/10/2020).

Sementara Airlangga Hartarto Menteri Koordinator Bidang Perekonomian mengungkapkan, “dengan prosedur yang dipatuhi untuk emergency use authorization maka diharapkan BPOM dapat melakukan evaluasi, karena juga akan mendapatkan laporan clinical trial dari negara lain. Jadi beberapa lokasi di luar negeri juga dilihat, sehingga cara pembuatan yang baik, kemudian protokol uji klinis dan utamanya untuk keselamatan, aman, dan efektif. Kalo sudah terpenuhi, seperti arahan Bapak Presiden baru bisa dilakukan imunisasi dengan perencanaan yang matang,” ungkap Airlangga. (Red)

Check Also

BERIKUT NASIB 10 LEMBAGA YANG DIBUBARKAN PEMERINTAH

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi