Sabtu, 18 September 2021, 5:12
Home / JAKARTA / DOMINASI COVID INI EFEK BILA KENA VARIAN DELTA
Ilustrasi covid.

DOMINASI COVID INI EFEK BILA KENA VARIAN DELTA

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Beberapa waktu belakangan banyak negara kembali mengalami peningkatan kasus covid – 19 termasuk Indonesia. Peningkatan signifikan dengan cepat lonjakan terjadi menurut informasi Pusat Penelitian Biologi LIPI di laboratorium Bio Safety Level 3 selama 3 pekan terakhir dikatakan lebih dari 95 persen virus Delta atau B.1.167.2 mendominasi konfirmasi positif Covid – 19.

Dijelaskan varian Delta menjadi varian dominan yang telah menyebar pesat di 100 negara di dunia dimana hal itu juga terjadi di Inggris yang pada bulan Juni pekan terakhir mencatat hampir 40 ribu kasus varian Delta terjadi di negaranya termasuk Amerika Serikat juga alami kenaikan kasus hingga 70 persen.

Di tanah air sendiri angka kesembuhan tampak semakin tinggi walau lonjakan kasus positif juga terjadi dimana menurut Sugiyono Saputra Ketua Tim Pengurutan Genom Menyeluruh (Whole Genom Sequencing/WGS) SARS COV – 2 Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) penyebabnya kemungkinan besar oleh varian Delta yang pertama kali ditemukan di India sebanyak 95% dan sisanya varian Alfa serta varian lokal Indonesia.

Pada kesempatannya Sugiyono menjelaskan, “dari penelitian yang kami lakukan di laboratorium Bio Safety Level (BSL) 3 LIPI, dengan melakukan pengambilan sampel selama 8 hari terhitung dari 10 – 18 juni 2021, ditemukan hampir 100 persen adalah varian Delta,” katanya dilansir laman Kominfo Sabtu (31/07/2021).

Menurut Doktor bidang kedokteran hewan dari Adelaide University ini varian bernama ilmiah B.1.617.2 ini memiliki tingkat penularan yang sangat tinggi dibanding varian lain karena karakteristiknya, “material genetik yang ditemukan di varian Delta punya karakter yang bisa menurunkan efektivitas dari vaksinasi dan terapi obat yang saat ini dilakukan,” kata Sugiyono.

Varian Delta ini berkorelasi meningkatnya jumlah pasien covid – 19 yang dirawat di rumah sakit, “artinya, varian ini punya efek terhadap keparahan kondisi pasien covid – 19,” jelas Sugiyono berdasarkan data dari Inggris.

Selain varian Delta riset tim WSG SARS COV – 2 LIPI juga menemukan varian baru lokal B.1.466 dimana Indonesia sempat diingatkan Badan Kesehatan Dunia (WHO) agar terus memonitor varian lokal tersebut karena secara genetik varian ini mampu meningkatkan transmisi atau penularan di masyarakat termasuk dapat menyebabkan penurunan efektivitas vaksin dan terapi obat walau belum ada bukti ilmiah atau efek secara epidemiologi yang menunjukkan langsung efek dari mutasi varian B.1.466 ini.

Dikatakan selama 1 tahun terakhir telah ditemukan lebih dari 10 varian covid – 19 tetapi yang menjadi perhatian adalah Delta asal India (B.1.167.1), varian Alfa asal Inggris (B.1.1.7), varian Beta dari Afrika Selatan (B.1.351) dan varian of interest yaitu Gamma asal Brasil berkode P.1. (Red)

Check Also

INI VAKSIN JENIS TERBARU YANG DIRESTUI BPOM

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Dalam rangka penanganan covid – 19 di Indonesia