Sabtu, 18 September 2021, 6:16
Home / JAKARTA / LAGI DUA VAKSIN TERBARU BISA DIGUNAKAN INDONESIA
Simulasi Vaksin Covid - 19 di Jatim. (Dokumen)

LAGI DUA VAKSIN TERBARU BISA DIGUNAKAN INDONESIA

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Terus berupaya melakukan vaksin guna mengantisipasi penyebaran covid – 19 yang hingga kini masih terus bermutasi dimana belakangan muncul varian terbaru MU asal Kolombia membuat Pemerintah terus menyediakan berbagai produk vaksin yang harus diamankan stok nya bagi keperluan masyarakat seluruh Indonesia.

Terbukti saat ini Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) saat ini kembali menerbitkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) bagi dua merek vaksin covid – 19 yakni Janssen covid – 19 Vaccine dan Vaksin Convidecia.

Diketahui indikasi penggunaan kedua jenis vaksin ini sama yakni diperuntukan bagi orang berusia 18 tahun ke atas yang diberikan cukup dengan dosis tunggal atau sekali suntikan sebanyak 0,5 ml secara intramuscular dan penerbitan EUA bagi jenis vaksin ini telah melalui pengkajian intensif terhadap keamanan, khasiat, dan juga mutunya.

Dikutip laman Setkab Rabu (08/09/2021) Kepala BPOM Penny K. Lukito menegaskan, “Badan POM selalu berkolaborasi bersama para pakar dalam memastikan pemenuhan standar keamanan, khasiat, dan mutu vaksin. Kami melibatkan para pakar di bidang farmakologi, imunologi, klinisi, apoteker, epidemiologi, virologi, dan biomedik yang tergabung dalam tim Komite Nasional Penilai Khusus Vaksin Corona Virus Disease 2019 (covid – 19), Indonesia Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI), serta asosiasi klinisi terkait,” jelasnya.

Kedua vaksin setelah dikaji dari sisi keamanannya dapat ditoleransi dengan baik dimana reaksi lokal maupun sistemik vaksin Janssen covid – 19 Vaccine menunjukkan tingkat keparahan grade 1 dan 2 juga termasuk Vaksin Convidecia dimana Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) dari pemberian Vaksin Convidecia hanya menunjukkan reaksi ringan hingga sedang.

Dijelaskan efek KIPI lokal pada umumnya terjadi yakni nyeri, kemerahan, dan pembengkakan selain itu umumnya terjadi sakit kepala, rasa lelah (fatique), nyeri otot (myalgia), mengantuk, mual (nausea), muntah, demam (pyrexia), dan diare.

Dari data interim studi klinik fase 3 pada 28 hari setelah pelaksanaan vaksin efikasi Janssen covid – 19 Vaccine bermanfaat mencegah semua gejala (any symptom) covid – 19 sebesar 67,2 persen, sementara efikasi guna mencegah gejala covid – 19 sedang hingga berat (moderate to severe/critical) sebesar 66,1 persen pada subjek di atas 18 tahun dan pada Vaksin Convidecia untuk perlindungan semua gejala covid – 19 efikasinya sebesar 65,3 persen dan bagi perlindungan terhadap kasus covid – 19 berat adalah 90,1 persen.

Janssen covid – 19 Vaccine dikembangkan Janssen Pharmaceutical Companies dengan platform Non – Replicating Viral Vector menggunakan vector Adenovirus (Ad26) yang diproduksi antara lain di Grand River USA, Aspen South Africa, dan Catalent Indiana, USA juga Indonesia yang didaftarkan oleh PT Integrated Health Indonesia (IHI) yang memegang EUA serta bertanggung jawab atas keamanan, khasiat, dan mutu dari vaksin.

Juga dengan platform Non – Replicating Viral Vector dan menggunakan vector Adenovirus (Ad5) Vaksin Convidecia dikembangkan oleh CanSino Biological Inc dan Beijing Institute of Biotechnology yang terdaftar oleh PT Bio Farma sebagai pemegang izin EUA yang bertanggung jawab penjaminan keamanan, khasiat, dan mutu vaksin ini di Indonesia dimana keduanya memerlukan kondisi penyimpanan disuhu 2 – 8 derajat celcius. (Red)

Check Also

BULU TANGKIS PUN PERNAH AKAN DISOGOK

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Bulu tangkis Indonesia termasuk olahraga yang sangat