Senin, 28 September 2020, 8:34
Home / BLITAR / INI PENJELASAN KHOFIFAH TENTANG PENERAPAN PSBM YANG EFEKTIF TEKAN PENYEBARAN COVID DI JATIM
Gubernur Khofifah meresmikan RSUD Srengat Blitar.

INI PENJELASAN KHOFIFAH TENTANG PENERAPAN PSBM YANG EFEKTIF TEKAN PENYEBARAN COVID DI JATIM

WAGATABERITA.COM – BLITAR. Dalam rangka menekan penyebaran virus Covid – 19 di Jawa Timur berbagai upaya dilakukan Pemerintah Provinsi Jatim terutama upaya 3T yakni testing, tracing, treatment maupun pembatasan sosial dan pengetatan protokol kesehatan termasuk melakukan pendekatan yang ilmiah bersama para pakar untuk mengukur keberhasilan dari intervensi yang dilakukan, Minggu (13/09/2020).

Meresmikan RSUD Srengat Blitar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, ‚Äúpenanganan covid – 19 ini sangat menarik karena di tiap negara dan daerah terus belajar untuk menemukan format yang sesuai dan efektif sesuai dengan daerahnya masing – masing. Karena, tiap daerah punya situasi sosial, kultural, kepadatan penduduk, resiko penularan dan kapasitas kesehatan yang berbeda – beda. Alhamdulillah di Jatim intervensi Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) terbukti lebih efektif untuk menekan penyebaran virus covid – 19″ jelasnya.

PSBM atau mikro lockdown (karantina lokal) seperti yang dilakukan di Magetan, termasuk area Pondok Pesantren Temboro secara ketat mengunci pintu keluar masuk desa, testing massif dan karantina total selama 14 hari terbukti efektiv karena tidak ada penyebaran kasus covid – 19 baru dari area tersebut hingga saat ini.

Di beberapa zona merah kluster baru seperti Lapas Porong dan PP Darussalam Blok Agung Banyuwangi Pemprov Jatim bersama Pemda, TNI dan Polri melakukan PSBM di kawasan tersebut membatasi aktivitas mereka keluar ke wilayah pemukiman dan menjamin kecukupan logistik mereka dengan mensuplai makanan tiap hari.

PSBM dinilai lebih tepat diterapkan di Jawa Timur yang jika dianggap perlu siap untuk ditarik rem darurat bila ditemui peningkatan kasus covid – 19, “Jawa Timur saat ini juga telah memiliki 2.605 Kampung Tangguh. Ini merupakan salah satu social capital yang memungkinkan format PSBM dilakukan secara gotong royong dengan skala terkecil yang lebih efektif dan tertarget,” ungkap Khofifah.

Sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo PSBM dianggap penelitian dan permodelan dari Nanyang Technological University jauh lebih efektif diterapkan dalam kondisi sosial di Indonesia, “selama ini Pemprov Jatim bersama Pangdam, Kapolda, Pemda Kabupaten/ Kota, Dandim dan Kapolres juga telah melakukan PSBM melalui satuan kampung tangguh pada lokasi yang mengalami peningkatan kasus covid – 19,” terang Khofifah.

Khofifah mengingatkan tiap daerah memperhatikan dan mengembangkan Zonasi resiko wilayahnya skala kecamatan dan kampung agar kedepan intervensi dan pembatasan berjalan lebih optimal dan tertarget serta diajurkan mengetatkan penerapan protokol kesehatan melalui perda dan perbup atau perwali guna menekan penyebaran covid – 19 di skala komunitas yang lebih besar (Red)

Check Also

ANDA INGIN NAIK KERETA BANYAK PROMONYA TETAPI BERIKUT SYARAT PROTOKOL KESEHATAN YANG HARUS DIIKUTI

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) telah mencapai usianya ke – 75 …