Rabu, 28 Juli 2021, 14:26
Home / EDUKASI / SEBAB MEGAWATI DIBERI PROFESOR KEHORMATAN
Rokhmin Dahuri

SEBAB MEGAWATI DIBERI PROFESOR KEHORMATAN

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Gelar Profesor Kehormatan (Guru Besar Tidak Tetap) akan dianugerahkan bagi Presiden kelima RI, Megawati Soekarnoputri oleh Universitas Pertahanan (Unhan) dimana saat itu telah dibahas beberapa Guru Besar terkait usulan tersebut, Jumat (11/06/2021).

Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor (IPB), Rokhmin Dahuri memaparkan kronologi berawal pada bulan November tahun 2020 gagasan dibahas oleh Rokhmin dan Hasto Kristiyanto (Sekjen PDI Perjuangan) bersama para guru besar di Jakarta dan usulan tersebut disetujui oleh Sidang Senat Guru Besar Unhan.

Terdapat tiga alasan penganugerahan gelar tersebut pertama adalah Megawati dianggap memiliki dan menguasai tacit knowledge (pemikiran mendalam dan spesifik) tentang Ilmu Pertahanan, khususnya bidang kepemimpinan strategis yang dinilai guru besar kualitas itu sudah diaplikasikan dalam berbagai peran publik diantaranya menjabat tiga periode anggota DPR, mulai 1984 hingga 1999 juga menjabat wakil presiden tahun 1999 – 2001 juga menjadi presiden tahun 2001 – 2004.

“Plus saat menjadi Ketua Umum PDI Perjuangan sejak 1999 hingga saat ini. Tacit knowledge ini bila diajarkan dan dibukukan bisa menjadi explicit or empirical knowledge yang sangat berguna bagi peradaban manusia. Begitu pemikiran para guru besar,” terang Rokhmin.

Ketua DPP PDIP tersebut mengatakan alasan keduanya yakni Megawati telah memenuhi semua persyaratan akademis maupun administratif untuk diangkat sebagai profesor kehormatan Unhan, ”Sudah dicek, semua sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 40 Tahun 2002 tentang Pengangkatan Profesor Kehormatan/Guru Besar Tidak Tetap pada Perguruan Tinggi,” ungkapnya.

Diharapkan menjadi contoh teladan alias a role model dan penilaian guru besar kiprah Megawati dapat menjadi motivasi bagi generasi muda penerus bangsa untuk senantiasa berprestasi merupakan alasan ketiga, ”generasi muda menyumbangkan kemampuan terbaiknya bagi kemajuan, kesejahteraan, dan kedaulatan bangsa. Tak ada yang salah dengan niatan itu bukan,” tambah Wakil Ketua Dewan Pakar ICMI Pusat itu.

Akhirnya aspirasi para guru besar itu disampaikan pada Megawati lalu direspons dengan apresiasi tetapi menugaskan untuk dicek dan mengevaluasi serius dengan Rektor dan Senat Guru Besar Unhan apakah penganugerahan profesor kehormatan kepada beliau telah dipertimbangkan matang.

“Jangan sampai ada hal yang tidak sesuai dengan substansi pemahaman terhadap tacit knowledge, dan juga memenuhi seluruh mekanisme dan ketentuan yang ada. Demikian Ibu Megawati menugaskan Pak Hasto dan saya,” jelas Rokhmin.

Rokhmin dan Hasto selanjutnya memaparkan secara khusus kepemimpinan Megawati di hadapan Rektor Unhan guna meyakinkan kesungguhan dan memenuhi ketentuan akademis selanjutnya bersama Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah mengajak Rektor Unhan dan tim senat guru besar kampus milik Pemerintah itu secara intens memenuhi satu demi satu persyaratan.

Sejumlah Profesor dari dalam dan luar negeri pada proses tersebut bahkan memberikan endorsement ke Megawati, “sesuai ketentuan Unhan, harus dituliskan praktik kepemimpinan strategis ketika menangani krisis multidimensi pada tahun 2001 – 2004 ; lalu monograph sebanyak 10 buku dihasilkan. Semua berangkat dari pemikiran Ibu Megawati,” tutup Rokhmin yang juga mantan Menteri Kelautan. (Red)

Check Also

CHRISTIANTO W BERPULANG INI CATATAN DIDIK J R

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Didik J Rachbini adalah seorang Ekonom INDEF yang