Senin, 26 Agustus 2019, 17:04
Home / EDUKASI / LAGI UNAIR PAMERKAN TIGA ROBOT PADA KOMPETISI ROBOT INDONESIA
(DARI kiri ke kanan) Alegro, Amuros dan Ashuro, ketiga jenis robot yang dikembangkan tim Astrai sejak 2007 lalu. (Foto: Istimewa)

LAGI UNAIR PAMERKAN TIGA ROBOT PADA KOMPETISI ROBOT INDONESIA

WAGATABERITA.COM – SEMARANG. Tim Airlangga Strike Team Robotic and Instrumentation (Astrai) sedang mengembangkan tiga jenis robot sejak didirikan pada tahun 2007. Tiga jenis robot adalah Alegro (Airlangga Legged Robot), yang merupakan robot pemadam kebakaran dengan kaki; Ashuro (Robot Airlangga Seni Humanoid), yaitu robot tari dan robot sepakbola dengan roda yang disebut Amuros (Airlangga Mobile Robot Soccer).

Baru – baru ini, robot Amuros yang dikembangkan oleh tim Astrai berkompetisi dalam Kompetisi Robot Nasional Indonesia (KRI) yang diselenggarakan oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Kemenristek Dikti). Tepatnya di (20 – 23/06) lalu di Universitas Dian Nuswantoro, Semarang, Jawa Tengah.

“Kemarin kami bergabung dengan KRI Nasional, tetapi sayangnya hanya sampai babak penyisihan,” jelas Farhan sebagai pemimpin tim Amuros.

Amuros sendiri adalah robot yang bisa bermanuver dan bisa mendeteksi keberadaan bola. Ini terdiri dari robot pelindung dan dua robot depan. Robot depan akan mengarahkan dan menendang bola ke arah gawang.

Tidak hanya Amuros, Alegro sebagai robot pertama yang dikembangkan oleh tim Astrai, juga memiliki prestasi dalam kejuaraan robot regional di Stikom Surabaya Business and Information Institute. Robot Alegro memiliki dua detektor untuk mendeteksi kebakaran, sehingga Anda dapat memadamkannya saat memindai titik api.

“Alegro memiliki dua detektor, yaitu cahaya dan api, Alegro ini telah diperbarui beberapa kali,” kata Chorihuddin sambil menunjukkan robot Alegro.

Sementara itu, Ashuro adalah robot yang dikembangkan sejak 2009 dengan menerjemahkan suara musik menjadi gerakan tarian. Hampir seperti manusia, Ashuro dapat menggerakkan seluruh tubuhnya. “Jadi, saya sangat suka manusia sungguhan yang menari,”” tambah Chorihuddin.

Peralatan robotik UNAIR dari Program Studi D3 Instrumentasi Otomatis berpartisipasi dalam Kontes Robot Nasional Indonesia di Jawa Tengah dari 20 hingga 23 Juni 2019.

Sejak dibentuk, tim Astrai menerima dukungan dari UNAIR, khususnya Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UNAIR. Bentuk dukungan ini adalah dalam bentuk pembiayaan untuk penelitian tentang robot dalam pengembangan dan ruang sebagai laboratorium untuk pengembangan robot.

Berdasarkan hasil kompetisi di Kontes Robot Indonesia (KRI) kemarin, tim Astrai mengklaim telah memperoleh banyak pelajaran berharga untuk mempersiapkan kompetisi robot berikutnya untuk memperbaikinya. “Tahun depan kami sedang mempersiapkan kejuaraan, karena kami telah belajar sedikit, apa yang hilang, di mana mungkin, sepertinya untuk KRI regional tahun depan kami bisa menang,” pungkas Farhan.

Diketahui bahwa Tim Astrai terdiri dari mahasiswa dari Program Studi D3 Otomasi Sistem Instrumentasi (OSI) UNAIR. Dipimpin oleh Muhammad Chorihuddin (2016) dan 14 anggota kelas lainnya 2016 dan 2017.

Diketahui bahwa Tim Astrai terdiri dari mahasiswa dari Program Studi D3 Otomasi Sistem Instrumentasi (OSI) UNAIR. Dipimpin oleh Muhammad Chorihuddin (2016) dan 14 anggota lainnya dari 2016 dan 2017. Senin (15/05/2019). (*)

Check Also

ORIENTASI UK PETRA SELENGGARAKAN WGG AGAR MABA BERPROSES SEMAKIN BAIK

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Kegiatan orientasi bagi mahasiswa baru dengan