Selasa, 9 Agustus 2022, 23:01
Home / JAKARTA / MUDIK PERLU VAKSIN BOOSTER BEGINI ATURANNYA
Simulasi Vaksin Covid - 19 di Jatim. (Dokumen)

MUDIK PERLU VAKSIN BOOSTER BEGINI ATURANNYA

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Puasa segera dimulai beberapa hari kedepan. Usai melewati bulan suci Ramadhan tersebut akan memasuki hari Raya Idul fitri. Umumnya masyarakat Indonesia pada hari Raya Idul Fitri tersebut dipastikan akan melakukan perjalanan mudik.

Kondisi pandemi yang melanda Indonesia telah dua tahun ini Pemerintah melarang aktifitas masyarakat melakukan mudik. Tahun ini atas dasar telah menurunnya kasus covid – 19 secara Nasional aktifitas mudik tahun ini tak akan dilarang kembali.

Walau baru – baru ini Indonesia sukses mengadakan kegiatan Internasional MotoGP Mandalika yang mendatangkan penonton yang cukup besar tetapi diyakini Pemerintah hal tersebut tak mungkin lebih banyak oleh aktifitas mudik masyarakat saat hari Raya Idul Fitri mendatang.

Guna mengantisipasi kondisi covid – 19 bahkan mengurangi resiko jika ada yang tertular covid – 19 saat melakukan mudik mendatang. Pemerintah meyakini para pemudik perlu melakukan vaksinasi booster sebelum melakukan perjalanan mudik.

Guna meningkatkan kekebalan imunitas masyarakat saat mobilitas mudik yang diyakini beberapa kali lipat lebih masif daripada acara MotoGP Mandalika lalu Pemerintah mewajibkan Vaksinasi booster bagi masyarakat sebelum melakukan mudik.

Vaksinasi booster yang wajib dilakukan saat mudik nanti. Tak hanya sekedar diberlakukan tanpa pertimbangan jelas. “Mobilitas masif memungkinkan penularan covid – 19 tinggi. Makanya vaksinasi booster penting dilakukan, bertujuan membantu mengurangi dampak kesakitan jika tertular covid – 19.” Ungkap dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid Juru Bicara Vaksinasi covid – 19 dikutip dari laman Kemenkes. Selasa (29 – 03 – 2022).

Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan, Kemenhub yang melakukan survey mudik lebaran 2022 pada masyarakat yang akan mudik potensi jumlahnya lebih dari 80 juta orang. Sementara dibanding penonton MotoGP Mandalika lalu hanya sebanyak 60 ribu orang.

Momentum bersilaturahmi yang berkunjung pada orang tua dengan resiko penularan tinggi sangat berbahaya jika tertular orang tua atau Lansia di kampung halaman sehingga vaksinasi booster wajib dilakukan yang pemberiannya mengacu interval pada vaksin pertama dan vaksin kedua hingga vaksin booster.

Kata dr Nadia. “Masyarakat yang belum vaksin booster yang akan melakukan mudik harus segera melakukan vaksinasi jika telah tiba waktu Vaksin booster dapat disuntikkan minimal setelah tiga bulan divaksinasi lengkap.” bilangnya.

Masifnya vaksinasi adalah upaya komunal untuk melindungi diri juga melindungi masyarakat terutama orang tua. “Mari hentikan perdebatan. Vaksinasi bertujuan melindungi masyarakat dari kematian akibat covid – 19. Bukan mempersulit mobilitas.” Pasti dr. Nadia. (Red)

Check Also

BUKBER ALUMNI DAN DOSEN HI FISIP UI DI MISTICANZA

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Keberadaan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI)