Senin, 21 Mei 2018, 6:33
Home / NEWS / KOTA PROBOLINGGO AKAN BERLAKUKAN OTT SAMPAH
Kegiatan Sosialisasi Dan Pembinaan Persiapan Penilaian Adipura, Kamis (26/10/2017), Sumber Foto : Zulkiflie

KOTA PROBOLINGGO AKAN BERLAKUKAN OTT SAMPAH

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Memasuki akhir tahun 2017, Dinas Lingkungan Hidup kota Probolinggo, Jawa Timur, menggelar Sosialisasi dan Pembinaan Persiapan Penilaian Adipura, Tahap 1 (p1) tahun 2017, pada Kamis (26/10/2017).

Sosialisasi dan Pembinaan dilakukan, sebagai persiapan guna menciptakan kota Probolinggo yang bersih dan asri, guna kembali meraih penghargaan dari kementerian lingkungan hidup, yakni penghargaan Adipura.

Seperti diketahui, kota Probolinggo telah berhasil mendapatkan 11 kali penghargaan Adipura, dan 1 kali penghargaan Adipura Kencana. Meski demikian, kota Probolinggo, tetap harus bekerja keras, lantaran pembuangan sampah dan pencemaran lingkungan, masih tetap diketemukan di beberapa titik kota Mangga tersebut.

Masih lemahnya kesadaran masyarakat, akan pentingnya menjaga lingkungan. Diduga menjadi salah satu faktor, masih diketemukannya pembuangan sampah sembarangan dan pencemaran lingkungan, di kota Probolinggo.

Menyikapi hal itu, Dinas Lingkungan Hidup kota Probolinggo, berencana akan menerapkan sistem operasi tangkap tangan atau OTT sampah. Langkah tersebut dinilai sangat efektif, guna menertibkan kebiasaan hidup sebagian masyarakat, yang masih belum sadar menjaga lingkungan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup kota Probolinggo, Tutang Heru Wibowo menjelaskan, dalam teknis penerapan sistem OTT sampah. Untuk pola awal, petugas terlebih dahulu akan melakukan pembenahan pada sarana dan prasarana, penunjang kebersihan lingkungan.

“Jadi untuk OTT sampah, segera akan kita kaji bentuknya seperti apa. Namun yang pasti tidak langsung kita terapkan di seluruh kota Probolinggo. Mungkin untuk awal, akan diterapkan di spot – spot sentral terlebih dahulu. Misal alun – alun kota Probolinggo,” jelas Tutang.

Sementara itu, Sekda kota Probolinggo, Bambang Agus, yang juga hadir dalam sosialisasi tersebut menyampaikan, peranan semua masyarakat sangat penting dalam mewujudkan kota Probolinggo yang bersih dan asri.

Pasalnya, dalam penghargaan Adipura yang telah diraih oleh sebuah kota, dapat dianulir atau dibatalkan, jika terdapat elemen masyarakat yang melaporkan temuan pelanggaran pengelolaan sampah tidak sesuai prosedur. Seperti, dibuang ke aliran sungai atau bukan dibuang di T-P-S dan T-P-A.

“Jadi Penghargaan Adipura dari pemerintah, hanyalah sebuah kompetisi bagi setiap kota dan kabupaten, untuk lebih gigih menjaga pelestarian lingkungan. namun esensi dari pada pelestarian lingkungan itu, semata – mata untuk kemaslahatan masyarakat” tandas Bambang Agus. (Zulkiflie)

Check Also

KAMPUS SELAIN TEMPAT PENDIDIKAN, DAPAT MENJADI PUSAT PEMBANGUNAN UMAT

WAGATABERITA.COM – MALANG. Pada acara Kajian Ramadhan 1439 Hijriyah dan buka bersama di Gedung Pertemuan DOM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *